

Iptu Handry M Bawiling
JAYAPURA-Dari proses pemberkasan yang dinyatakan lengkap, penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Jayapura Kota pada Jumat (20/5) kemarin menyerahkan pelaku penganiayaan istri berinisial SN Alias Vano (42) ke kejaksaan.
Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Handry M. Bawiling, S.Sos., M.M menyampaikan penyerahan SN tersebut karena bentuk penganiayaan terhadap istri sendiri bernama Rivalin (20). Pelaku SN tidak terima ditanyakan soal mas kawin oleh ibu korban dan ketika mabuk iapun menganiaya istrinya.
Tindak Pidana Penganiayaan yang dilakukan pelaku SN terjadi pada Rabu 2 Maret 2022 sekira pukul 22.00 WIT di rumah pelaku di Kompleks RSUD Dok II Jayapura Distrik Jayapura Utara dimana akibat penganiayaan ini korban mengalami luka memar di bagian kepala serta rasa sakit pada rusuk kiri karena dipukul menggunakan tangan dan kakinya.
“Tersangka SN disangkakan Pasal 351 Ayat (1) KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 2 Tahun 8 bulan penjara dan pelaku diserahkan bersama barang bukti ke Jaksa bernama Rosma Yunita Paiki, S.H,” bebernya. (ade/tri)
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…