Categories: METROPOLIS

Antisipasi Lonjakan Penumpang, 140 Personel Disiagakan di Pelabuhan

Ada Program Mudik Gratis, Diprediksi Penumpang Capai 15 Ribu Orang

JAYAPURA – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Jayapura Abdul Nasir memprediksi bakal terjadi lonjakan penumpang kapal menjelang Natal dan Tahun Baru mendatang. Oleh karena itu, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para penumpang ini, ada 140 personel gabungan yang disiagakan di sekitar pelabuhan.

  Kesiapan pengamanan ini ditandai dengan apel siaga yang dilakukan dalam rangka pembukaan posko terpadu angkutan laut Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Apel siaga  diikuti oleh semua unsur maritim dan seluruh stakeholder  yang berkaitan dengan pelabuhan maupun kapal.

   “Poin penting yang kami tekankan disini adalah memberikan pelayanan terbaik bagi para penumpang, menjaga keselamatan saat berlayar serta selalu menjaga kesehatan kapal, ” katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (18/12) kemarin.

Apel siaga yang dilakukan guna antisipasi lonjakan angkutan laut momen Nataru, di Pelabuhan Jayapura, Rabu (18/12) kemarin.

   Pihaknya juga memprediksi akan ada kenaikan jumlah penumpang sebesar 5 persen, sehingga total penumpang pada momen Nataru adalah 15.000 penumpang.  “15.000 penumpang ini baik yang menggunakan Kapal Pelni maupun Kapal Perintis, sementara untuk arus mudik puncaknya akan terlihat pada 19-21 Desember, menggunakan kapal Labobar dan Ciremai, ” jelasnya.

  Diakuinya, kedua kapal tersebut juga membawa penumpang mudik gratis ke tiga daerah di Papua yaitu Biak, Serui dan Nabire, untuk program mudik gratis sendiri kuota yang diberikan sebesar 1.650 tiket.

  Yang mana untuk kapal penumpang atau kapal putih dibagi 600 tiket, untuk tiga daerah masing-masing dapat 200 tiket gratis, sementara kapal perintis yaitu Kapal Cantika Lestari tujuan Jayapura – Kasonaweja (Mamberamo) dapat 1.050 tiket yang dibagi dua sesi yaitu arus mudik 525 tiket dan arus balik 525 tiket.

  “Pada pelaksanaan posko terpadu ini, kami menyiapkan 140 personel tim gabungan yang terdiri dari unsur maritim dan seluruh stakeholder  yang berkaitan dengan pelabuhan maupun kapal, ” pungkasnya. (ana/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

2 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

3 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

4 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

5 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

6 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

7 hours ago