Categories: METROPOLIS

Jembatan Dibangun, Mata Jalan SMAN 4 Entrop Rawan Macet

JAYAPURA-Ruas jalan Abepura-Entrop, tepatnya di mata jalan masuk SMA Negeri 4 Entrop, Jayapura Selatan, saat ini rawan macet, terutama pagi saat jam masuk sekolah dan siang saat bubar sekolah. Kemacetan dipicu adanya pembangunan jalan/jembatan menuju ke sekolah yang saat ini terus dikerjakan.

   Bila biasanya sejumlah mobil orang tua siswa yang mengantarkan anaknya bisa mendekat ke sekolah, kini harus  berhenti sampai di mata jalan masuk sekolah itu. Aturan ini diambil Unit Lantas Polsek Jayapura Selatan untuk  menghindari kemacetan panjang terjadi mengingat jalan alternatif satu-satunya di kompleks sekolah tersebut sangat sempit, rusak dan berlumpur.

   Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, Senin (18/11) pagi, terlihat sejumlah pelajar mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA/SMU hingga perguruan tinggi dan juga masyarakat berjalan kaki melewati jembatan yang sementara di bangun tersebut.

  Demi lancarnya arus lalulintas disekitar lokasi, sejumlah anggota kepolisian dari Polsek Jayapura Selatan melakukan rekayasa jalan dengan menutupi arah jalur pembangunan jembatan dan mengunakan jalan alternatif yang mengharuskan semua kendaraan lewat satu jalur saja di samping karantina hewan.

   Hasani Alfiansyah (17) siswa SMAN 4 Jayapura kelas 11 mengatakan sebelum pelebaran jalan dan perbaikan jembatan, SMA N 4 Kota Jayapura sudah terkenal dengan macetnya terutama pas jam masuk sekolah pada pagi hari dan jam pulang sekolah pada siang hari.

  Menurutnya, dalam satu minggu terahir ini hampir semua siswa SMA N 4 yang mengunakan kendaraan roda dua terpaksa harus putar jauh melewati jalan berlumpur di Hotel Musi sehingga butuh waktu untuk bisa tiba di sekolah.

  Dia berharap, semoga dengan adanya pembangunan atau pelebaran jembatan tersebut dapat menjadi solusi kemacetan yang terjadi selama ini disekolah itu.

   Sementara itu, Yeni (32) salah seorang warga yang mengatakan bahwa, selama jembatan ini tutup dirinya tiap hari mengatarkan anaknya untuk bisa melewati jembatan tersebut untuk bisa melintas. Untuk itu, dia berharap pembangunan jembatan tersebut dapat dipercepatkan, karena dirinya merasa capek dan keroptan jika harus putar balik melewati hotel Musi.

  “Repot juga kalau tiap hari begini terus karena kita yang tinggal di dekat jembatan ini harus putar lewat SMA N 4, hotel Musi terus kembali lagi kedepan. Padahal anak saya hanya  sekolahnya di depan situ,” ujarnya. (kar/tri)   

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Lantai Jembatan Banyak Lubang, Terkesan Kumuh dengan Coretan dan Sampah

Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai.  Arus lalu lintas…

19 hours ago

Wali Kota Ajak Perangi Segala Bentuk Perjudian

   Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…

1 day ago

Tabrak Truk Semen, Pengendara Motor Tewas di Ring Road

Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…

1 day ago

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

2 days ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

2 days ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

2 days ago