

Ketum Golkar, Bahlil Lahadalia,bersama Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, usai pembukaan Musda XI DPD Partai Golkar Papua di, Kota Jayapura, Papua, Jumat (17/10) (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Ketua DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, berharap kepada Mathius D. Fakhiri, yang kini menjabat Gubernur Papua untuk membawa Partai Golkar Papua ke arah yang lebih baik dan berprestasi apabila terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Papua melalui Musda XI.
“Saya percaya Pak Mathius Fakhiri mampu memimpin Partai Golkar Papua menjadi lebih kuat, solid, dan berkontribusi besar bagi kemajuan daerah maupun bangsa,” ujar Bahlil saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Provinsi Papua di Kota Jayapura, Papua, Jumat (17/10).
Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan bahwa Musda Golkar merupakan forum tertinggi partai di tingkat daerah yang menghasilkan tiga keputusan penting; evaluasi pengurus lama, pemilihan ketua DPD, serta rekomendasi internal dan eksternal partai.
Ia menegaskan, meskipun evaluasi administratif kerap kali berat, kinerja Golkar di Papua telah menunjukkan hasil nyata melalui kemenangan di Pilkada, penambahan kursi DPR, dan keterlibatan kader di berbagai jabatan eksekutif daerah.
“Saya memberikan apresiasi kepada pengurus lama yang telah bekerja keras hingga berhasil mengantarkan Gubernur dan Wakil Gubernur dari Partai Golkar,” ujar Bahlil.
Bahlil berharap kepemimpinan baru DPD Golkar Papua mampu merangkul semua elemen dan menjalankan politik dengan dewasa, tanpa perpecahan yang merugikan partai maupun masyarakat.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…