Categories: METROPOLIS

Jumlah Anggota DPR Papua Berpeluang Kembali Bertambah

Prof.,  Dr Hetaria (Gamel Cepos)

JAYAPURA – Keanggotaan 14 kursi yang masuk ke lembaga DPR Papua lewat pengangkatan akhirnya dilantik dan kini bergabung dengan anggota lainnya yang masuk lewat jalur partai.  Jika dihitung total dari anggota DPR Papua saat ini sebanyak 69 orang setelah sebelumnya hanya 55 anggota yang menjabat dari jalur partai. Hanya saja jumlah ini sangat memungkinkan bertambah jika pada 5 tahun mendatang jumlah penduduk di Papua terus meningkat.

“Tentunya sangat memungkinkan sebab jika terjadi penambahan penduduk maka dipastikan jumlah anggota DPR juga akan bertambah dengan sendirinya,” kata Prof.,  Dr., Hetaria, salah satu akademisi Uncen di rektorat Uncen Waena, Senin (19/4). Ia menyebut hal ini sudah pernah tercermin dari keanggotaan kursi pengangkatan dimana  8 tahun lalu hanya disebutkan kursi pengangkatan hanya ada 11 atau yang disebut 11 kursi namun di tahun 2019 lalu ternyata naik menjadi 14 kursi sehingga 5 tahun ke depan bisa jadi apabila kursi pengangkatan masih diberi ruang untuk menjadi wakil di DPR maka jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah plus anggota dari kursi partai politik.

“Tentu sangat bisa, tinggal kita lihat jumlah penduduk 5 tahun nanti berapa dan itu dibagi seperempatnya,” sambung Prof Hetaria. Namun terkait ini tentunya akan lebih penting jika melihat kinerja dari para wakil rakyat ketimbang mengukur banyak jumlah dari keanggotannya. “Saya pikir mau jumlahnya banyak atau sedikit yang penting itu kinerjanya, kalau banyak tapi tidak bisa berbuat apa – apa yang hanya menghabiskan anggaran,” sindir, salah satu penggiat sosial di Jayapura, Gunawan.

Pasalnya menurut Gunawan, kinerja anggota DPRP yang menilai adalah rakyatnya. Apakah selama menjadi wakil rakyat ini mampu memproteksi hak – hak  dasar yang dibutuhkan masyarakat atau hanya memikirkan bagaimana kepentingan pribadi dan kelompok. “Apalagi kalau sudah sulit ditemui, nanti giliran Pileg semua mencari suara dan menjanjikan ini itu tapi setelah jadi malah sulit ditemui,” sindirnya. (ade)

newsportal

Recent Posts

Di Timika, Bocah Dititip Malah Dicabuli

​​Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…

4 hours ago

Demi Kepastian Hukum Undang-undang TNI Harus Direvisi

Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…

5 hours ago

DPD PDIP Papua Tegas Tolak MBG, PSN, dan Kopdes

Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…

11 hours ago

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

2 days ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

2 days ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

2 days ago