Sementara itu, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Isfahani mengatakan, secara umum kondisi ketahanan stok BBM aman. Pertamina berupaya menjaga ketahanan stok BBM pada kisaran rata-rata 25 hari ke depan.
Isfahani menyampaikan bahwa Pertamina akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua untuk memastikan kelancaran pasokan BBM di wilayah tersebut. “Pasokan BBM di Papua akan terus terjaga hingga 25 hari ke depan, karena kami memiliki terminal BBM di Jayapura,” ujarnya.
Terkait isu BBM oplosan, Isfahani menegaskan bahwa Pertamina selalu memastikan jaminan mutu dan pengawasan yang ketat terhadap BBM yang disalurkan, sesuai dengan amanat undang-undang. BBM yang disalurkan juga diawasi oleh lembaga pemerintah terkait (Migas).
“Masyarakat Papua tidak perlu khawatir, karena BBM yang ada di Papua sudah terjamin sesuai dengan mutu yang disarankan oleh pemerintah,” katanya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…