Sementara itu, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Isfahani mengatakan, secara umum kondisi ketahanan stok BBM aman. Pertamina berupaya menjaga ketahanan stok BBM pada kisaran rata-rata 25 hari ke depan.
Isfahani menyampaikan bahwa Pertamina akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua untuk memastikan kelancaran pasokan BBM di wilayah tersebut. “Pasokan BBM di Papua akan terus terjaga hingga 25 hari ke depan, karena kami memiliki terminal BBM di Jayapura,” ujarnya.
Terkait isu BBM oplosan, Isfahani menegaskan bahwa Pertamina selalu memastikan jaminan mutu dan pengawasan yang ketat terhadap BBM yang disalurkan, sesuai dengan amanat undang-undang. BBM yang disalurkan juga diawasi oleh lembaga pemerintah terkait (Migas).
“Masyarakat Papua tidak perlu khawatir, karena BBM yang ada di Papua sudah terjamin sesuai dengan mutu yang disarankan oleh pemerintah,” katanya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
"Pentingnya peran rukun tetangga (RT) dan rukun warga(RW) dalam mendata setiap warga yang masuk dan…
“Untuk awal 2026, kami Bea Cukai Jayapura telah melaksanakan tiga kali tindakan dengan hasil temuan…
Erianto berhasil menyabet gelar juara melalui karya berjudul “Berburu Cuan Lewat Kopi Listrik”. Liputan ini…
"Jadi, dari FMIPA berdiri (26 Febuari 1998) sampai sekarang (2026) kami sudah punya enam guru…
Mencermati dinamika penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk di…
Dikatakan sejak 2025 Uncen telah menerapkan empat periodisasi wisuda dalam setahun sebagai bagian dari reformasi…