

Iptu Purwantoro (Foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE –Operasi Keselamatan Cartenz 2022 yang berlangsung selama 14 hari berakhir, Senin (14/3). Selama operasi keselamatan Cartens tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Merauke lebih banyak memberikan teguran kepada para pelanggar lalu lintas tersebut.
Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kaur Bin Ops Satlantas Iptu Purwantoro saat ditemui media kemarin mengungkapkan, selama operasi keselamatan Cartenz yang dimulai 1-14 Maret 2022, menyampaikan teguran kepada 495 pelanggar. Sedangkan sanksi tilang kepada 114 pelanggar lainnya. ”Total pelanggaran yang terekam selama Operasi Keselamatan Cartenz sebanyak 634 pelanggar. Dari jumlah ini, 563 dilakukan pengendara roda dua sedangkan 71 dilakukan pengemudi roda empat,” terangnya.
Selain itu, selama operasi keselamatan Cartenz juga mencatat 8 kasus kecelakaan lalu lintas, dimana 1 korban meninggal dunia, 8 luka berat dan 4 luka ringan. KBO Purwantoro menjelaskan bahwa yang menjadi sasaran dalam operasi ini adalah muatan barang kendaraan yang melebihi batas yang ditentukan.
”Yang bisa kita tegur, ya kita tegur. Tapi yang harus kita tindak ya kita tidak. Kita melihat kondisinya. Dalam arti ketika masih bisa diberikan saran bagi pelanggar untuk memperbaiki maka kita akan memberikan teguran. Tapi jika memang sangat membahayakan dan berakibat kecelakaan maka kita berikan tindakan dengan tilang,” tandasnya.(ulo/tho)
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…
Rustan mengatakan, Pemkot Jayapura sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) PAD yang menghasilkan sejumlah…
Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait mengatakan, pengendalian inflasi dilakukan secara rutin setiap pekan. Berdasarkan…
Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Kepala…
Meski tak menceritakan secara detail bagaimana proses korban bisa melarikan diri atau diamankan dari pihak…