Categories: METROPOLIS

Miris, Bantu Bersihkan Sampah Malah Diusir Orang Mabuk

JAYAPURA – Niat baik ternyata tak selamanya berjalan mulus. Tak selamanya juga diterima oleh orang lain. Ini terlihat dari aksi grebek sampah yang dilakukan Lintas Kejadian Kota Jayapura (LKKJ) bersama sejumlah komunitas, ormas dan paguyuban di Kota Jayapura.
Dengan peserta berjumlah 133 orang justru mendapat kesan tak menyenangkan dari sekelompok orang yang tengah pesta miras.
Disaat lagi bersemangat memungut sampah, ada orang mabuk yang mengklaim sebagai pemilik ulayat yang tak terima dan meminta untuk peserta grebek sampah bubar dan keluar dari lokasi tersebut. “Ini ulayat kami, jangan masuk ambil sampah sembarang. Kalian memang tahu bersihkan sampai ke dalam dalam air?,” nyerocos seorang seorang pemuda dengan mulut bau alkohol. Seorang rekannya juga datang dengan mata sayup dan membentak meminta untuk seluruh peserta grebek segera pergi. “Kalian (peserta grebek sampah) selama ini dimana, waktu banjir kalian dimana? sekarang keluar!,” perintah pria tersebut. Lokasi grebek sampah sendiri dilakukan dari depan Expo Waena hingga ke muara Kali Kampwolker. Dari situasi tersebut meski kecewa dan sempat bertahan namun para peserta yang di dalamnya banyak anak sekolah akhirnya memilih untuk pergi. “Jelas kecewa sebab yang kami lakukan ini karena kami peduli dan membantu tanpa dibayar tapi kalau masyarakat sendiri menolak ya tidak apa – apa. Semoga bisa membersihkan sendiri dan jangan salahkan siapa – siapa kalau terjadi musibah lagi,” ujar Thina salah satu peserta. Kejadian ini memang tak sedikit yang kecewa karena di lokasi tersebut memang banyak sampah dan hampir tidak tersentuh untuk dibersihkan. Namun karena ditolak dan tidak ingin terjadi apa – apa akhirnya peserta memilih pindah lokasi. “Yah semoga besok masih bisa minum air dengan baik,” umpat seorang peserta sambil berlalu.
Kegiatan ini sebelumnya dibuka oleh Wakil Wali Kota, Dr Ir H Rustan Saru di halaman Kantor Distrik Heram. Wakil Wali Kota juga sempat memungut sampah hingga ke belakang Expo. Hanya saat itu Kadistrik Heram tidak sempat hadir karena kedukaan. Sedangkan para lurah juga tak ada yang ikut dalam kegiatan ini. “DLH sampai apel juga tidak hadir ya, para lurah juga tidak ada. Ini akan jadi catatan kami di Pemkot,” sindir Rustan Saru. Namun di pertengahan kegiatan tim DLH terlihat ikut bergabung dan menimbang sampah yang dikumpulkan. “Total sampah yang terkumpul tadi sebanyak 1.413 Kg,” singkat Kabid Persampahan, DLH Kota Jayapura, Agus Ondi. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

Ketika Sekolah Formal Tak Lagi Terjangkau, PKBM Menjadi Pintu Kedua

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…

6 hours ago

Pemprov Papua Barat Tingkatkan Status Siaga Karhutla Menjadi Waspada

Pemerintah Provinsi Papua Barat telah meningkatkan status penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari siaga…

11 hours ago

Trafik Pelabuhan Merauke Tumbuh di Atas 10 Persen

Pengembangan Pelabuhan Merauke terus dipersiapkan seiring meningkatnya aktivitas dan trafik angkutan barang. Saat ini, pengembangan…

12 hours ago

BKPSDM Provinsi Papua Pegunungan Didesak Beri Kepastian

Koordinator Umum, Bertho Nayak Entama, menegaskan bahwa proses CASN Formasi 2024 telah berjalan cukup lama,…

13 hours ago

Kebakaran di Dok IX, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…

14 hours ago

Serapan APBD Baru 45 Persen, Pimpinan OPD Diwarning

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…

15 hours ago