Agung juga menggarisbawahi pentingnya kesadaran individu untuk mencegah kasus prostitusi online. Menurutnya, kejahatan seperti ini sering muncul karena niat yang dipicu oleh gaya hidup hedonisme yang tidak seimbang dengan penghasilan. “Jika semua pihak bersatu memerangi kejahatan seksual ini, tentu akan berdampak positif pada kesehatan dan masa depan anak-anak,” harapnya.
Sepanjang tahun 2024, Polresta Jayapura Kota menangani beberapa kasus prostitusi online. Namun, di awal tahun 2025, belum ada laporan terkait kasus ini. Kasus menonjol pada tahun 2024 adalah pembunuhan di salah satu hotel yang diduga terkait prostitusi online.
Pihaknya berharap dengan adanya sinergi dari semua pihak, kasus prostitusi online di Kota Jayapura dapat dicegah sehingga memberikan dampak positif terhadap generasi muda. “Setelah kasus tersebut, hingga kini belum ada laporan kasus prostitusi online yang masuk,” tutup Agung (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Denny menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan Dana Tambahan Otsus melalui program-program yang…
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari dalam kegiatan…
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Mathius Wally, mengatakan penguatan konektivitas menjadi salah satu perhatian…
Menjelaskan situasi di lapangan, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi pemalangan, Kamus Bayage, menegaskan bahwa penutupan…
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Rudi Aibesa, S.KM. M.Kes membenarkan jika ada surat yang dikeluarkan oleh…
Hal tersebut disampaikan Ketua DPRK Tolikara, Meinus W. Yanengga, S.IP., bersama anggota DPRK Tolikara dalam…