

Bincang-Bincang Dengan Ketum Pengurus Masjid Baiturrahim Jayapura (Masjid Raya) yang baru
H.Abdul Kahar Yelipele, telah dikukuhkan menjadi Ketua Umum Pengurus Masjid Baiturrahim Jayapura. Lalu prioritas apa yang akan dilakukannya?
Laporan: Priyadi
Sabtu, (16/3) lalu, suasanya di Masjid Raya Baiturrahim Jayapura atau sering disebut Masjid Raya Jayapura sangat beda dibanding hari-hari biasa, karena ada pesta bakar batu, yang dilakukan di halaman Masjid Raya.
Dimana, momen inilah yang dilakukan sebagai rasa syukur masyarakat pegunungan tengah, yang beragama muslim, saat merayakan atas dikukuhkannya H.Abdul Kahar Yelipele, menjadi Ketua Umum Pengurus Masjid Baiturrahim Jayapura periode 2018-2021.
Setelah dikukuhkan Ketua Dewan PenasehatPengurus Masjid Baiturrahim Jayapura Thaha Alhamid, disaksikan Pemerintah Provinsi Papua yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Setda Papua Naftali Yogi, dan Wakil Wali Kota Jayapura Ir. H.Rustan Saru, MM., Serta Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol.AM. Kamal di aula Masjid Bairurrahim Jayapura.
Pesta bakar batu sendiri, hewan yang dibakar untuk umat muslim berupa ayam, kambing yang dihalalkan agama islam, dengan dibantu masyarakat penungan tengah lainnya, sebagai bentuk kebersamaan dalam bingkai NKRI.
H.Abdul Kahar Yelipele, mengaku dengan ia menjadi ketua Masjid Raya, prioritas program yang akan dikerjakan yakni, merampungkan pembangunan masjid yang kini sudah mendekati 75 persen, supaya pada pertengahan tahun ini, sudah bisa rampung semua untuk pembangunan fisiknya. Dan dalam peresmiannya, nanti akan dilakukan Wakil Presiden RI H. Jusuf Kalla.
“Misi saya bersama pengurus, Masjid Raya Jayapura bisa diresmikan akhir tahun ini, oleh Wakil Presiden RI. H.Jusuf Kalla, saya sudah lakukan komunikasi dan koordinasi kepada beliau,’’ungkapnya.
Diakui, H.Abdul Kahar Yelipele, selain fokus pembangunan masjid, pengurus juga tetap bertugas dalam memakmurkan masjid di seluruh Kota Jayapura, karena Masjid Raya sebagai barometer masjid di Kota Jayapura.
Ditambahkan, untuk soal pendanaan pihaknya nantinya akan membuat tim dalam mencari dana, sehingga ada donator yang bisa membantu, baik itu Pemprov Papua dan Pemkot Jayapura, termasuk donator dari luar umat muslim yang bisa membantu.
H.Abdul Kahar Yelipele juga berharap masjid raya, pengurusnya tidak hanya orang non papua, namun OAP juga bisa karena Masjid Raya juga sebagai miniaturnya Indonesia, sehingga dengan kebersamaan ini, bisa terus meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.
“Jika pembangunan Masjid Raya sudah selesai, tugas kita adalah akan membantu masjid-masjid lainnya di Kota Jayapura, yang sedang melakukan pembangunan dan tetap membina umat islam agar terus meningkatkan iman dan taqwanya,’’jelasnya.(***)
Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…
Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…
Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…
Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…
Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa memberi pesan tegas kepada jajaran Himpunan Kerukunan Tani Indonesia…
Apolo mengatakan, Pemerintah dan masyarakat Papua Selatan menyampaikan selamat dan sukses atas amanah yang diberikan…