Categories: METROPOLIS

Longboat Terbalik, Dua Nelayan Selamat

Proses evakuasi terhadap korban laka laut di pantai Base G tepatnya pasir 2, Selasa (18/2) kemarin. ( FOTO: Kapolsek Japut for cepos )

JAYAPURA- Sebuah longboat bermuatkan dua nelayan bernama Syarifuddin (75) dan La Wedo (49) terbalik di pantai Base G tepatnya pasir 2, Selasa (18/2). Tak ada korban jiwa dalam insiden itu, kedua korban berhasil diselamatkan oleh Sat Polair Polresta Jayapura Kota bersama Dit Polair Polda setelah menerima laporan dari masyarakat.

 Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Jayapura Utara Iptu Handry Bawiling membenarkan adanya laka laut yang terjadi di pantai Base G terhadap dua nelayan tersebut. Ia juga memastikan tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

 “Kedua korban telah dievakuasi oleh tim gabungan Sat Polair Polresta Jayapura Kota bersama Dit Polair Polda Papua dalam keadaan selamat, keduanya telah diserahkan kepada Polsek Jayapura Utara untuk selanjutnya dikembalikan ke pihak keluarga,” ucap Kapolsek yang dikonfirmasi Cenderawasih Pos.

 Menurutnya, kejadian laka laut itu diketahui bermula saat saksi Yonas Rumaropen datang ke Polsek Jayapura Utara melaporkan adanya sebuah longbot milik nelayan yang terbalik di seputaran pantai Base G. 

 Setelah mendapat laporan itu, anggota penjagaan yang dipimpin langsung Kapolsek bergerak menuju TKP dan menghubungi Sat Polair Polresta Jayapura Kota beserta Dit Polair Polda Papua untuk meminta bantuan selanjutnya melakukan pencarian terhadap kedua korban yang mengalami laka laut. “Insiden laka laut terjadi diduga karena ombak sangat tinggi dan angin yang cukup kencang,” ungkapnya.

 Iapun mengimbau kepada seluruh warga untuk mengurangi aktifitasnya di laut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. Sebagaimana saat ini cuaca sangat buruk. “Kami meminta para warga baik itu nelayan maupun pengguna jasa transportasi laut untuk dapat mengurangi aktifitas sampai cuaca membaik,” pungkasnya. (fia/wen) 

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

3 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

11 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

12 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

14 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

15 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

16 hours ago