Hal senada disampaikan Darius Theofilus Hambiri, anak dari pemilik rumah kedua. Ia mengatakan bahwa orang tuanya sempat berada di rumah, namun karena tiupan angin cukup kencang, api cepat menjalar sehingga tidak dapat dicegah.
“Sebagian dokumen penting kami ikut terbakar. Pakaian masih ada sedikit yang bisa diselamatkan,” ujar Darius.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama. Hal ini karena warga harus melakukan pemadaman secara manual sebelum mendapat bantuan semprotan air dari pangkalan minyak Pertamina. “Sebagian besar air untuk memadamkan api dibantu warga, dan terakhir dibantu semprotan air dari Pertamina,” imbuhnya.
Dari pantauan Cenderawasih di lokasi, situasi di lokasi kebakaran telah kondusif. Keluarga para korban terlihat berdatangan memberikan dukungan dan penguatan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kasus tersebut bermula dari ditemukannya seorang laki-laki berinisial VM (40) dalam kondisi meninggal dunia di…
Menurut Asep, imbauan itu disampaikan sebagai bentuk pengawasan sekaligus aksi nyata KPK dalam menjaga kedaulatan…
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sebanyak 8 unit kendaraan yang melanggar aturan parkir, terdiri dari…
Menurut Abisai Rollo, kebijakan ini bertujuan agar setiap aspirasi, keluhan, dan masukan warga dapat benar-benar…
Seperti halnya terjadi di Jembatan Merah Youtefa, tumpukan kantong berisi sampah di sepanjang sisi jembatan…
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura, AKP H. Abdul Kadir, mengatakan bahwa pada Sabtu (10/1),…