Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Yulianus Dwaa, SKM., menyampaikan bahwa amanat penyelenggaraan dua kegiatan besar ini diperoleh langsung melalui Surat Keputusan Dewan Adat Papua. Kendati mengakui tanggung jawab ini terasa sangat berat, kolaborasi erat antara pemuda, pimpinan Dewan Adat Papua, dan Dewan Adat Mamta menjadikan seluruh tahapan persiapan berjalan lancar.
Panitia menargetkan sebanyak 700 peserta hadir pada acara pembukaan, serta sekitar 500 peserta aktif selama tiga hari persidangan. Komposisi peserta mencakup perwakilan DAD, para Ondo Wafi dari setiap kampung, unsur pemuda, serta organisasi pendukung seperti Komponen Adat Papua (KAP) dan Solidaritas Perempuan Papua. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Yuliani menjelaskan, kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat berupa tindakan yang menimbulkan penderitaan secara…
Menurut Rustan, Siskamling merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun keamanan berbasis lingkungan. Kehadiran…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari…
Abisai menilai capaian realisasi anggaran hingga saat ini masih perlu terus didorong. Karena itu,…
Christian menyinggung masih terjadinya gangguan keamanan yang berdampak pada fasilitas transportasi di sejumlah wilayah…
Barto mengatakan, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak masyarakat. Namun, khusus bagi pelajar, menurutnya…