Categories: METROPOLIS

Akibat Hujan, Pedagang Jualan Didepan Kubangan dan Lumpur

Sejumlah pedagang Pasar Youtefa berjulan berhadapan langsung dengan kubangan dan juga lumpur, Selasa (16/7). ( FOTO : Takim/Cepos)

JAYAPURA – Hujan yang menguyur Kota Jayapura dan sekitarnya sejak Senin siang hingga Selasa (16/7) pagi membuat sebagian daerah di Kota Jayapura sempat tergenang air. Hal ini juga sempat dirasakan oleh pedagang di Pasar Youtefa. Bahkan para pedagang sampai harus berjualan depan kubangan dan juga lumpur akibat hujan itu. 

Dalam pantauan Cenderawasih Pos di dalam Pasar Youtefa terdapat sejumlah titik kubangan yang berhadapan langsung dengan sejumlah pedagang dan juga hampir semua titik becek di Pasar tersebut..

Salah satu pedagang buah di pasar itu, Muklis mengakui bahwa dampak dari kondisi yang penuh becek dan kubangan air di dalam Pasar Youtefa tersebut perpengaruh langsung ke animo pembeli yang semakin kurang.

“Selain ketidak nyamanan kami berjualan dengan penuh lumpur di pasar saat ini apa lagi para pemblei pasti tidak berminat,” ujar Muklis saat ditanya Cenderawasih Pos disela  berjualan.

Hal yang sama juga dikatakan salah satu pedagang pinang, Maria yang berjejeran dengan sejumlah pedagang  pinang mengakui minat pembeli sangat kurang dan juga berpengaruh pada penghasilan sangat turun drastis.

“Apalagi kami yang menjual bukan hasil pribadi namun membeli diorang lalu kami jual, dengan kondisi seperti ini kadang untuk mengembalikan modal saja susah,” tuturnya.

Dengan melihat kondisi pasar yang banyak kubangan sambil tersenyum dia Maria mengatakan bahwa kodisi pasar bukan pasar darat tapi pasar danau atau suangai.

Untuk menghindari kerugian yang banyak dirinya mengakui tidak membeli stok jualan barang dengan jumlah yang banyak, agar tidak merugi karena dipastikan dalam beberapa hari kedepan pasar akan sunyi dari pengunjung.(kim/gin).

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

6 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

14 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

15 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

17 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

18 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

19 hours ago