Categories: METROPOLIS

Warga Keluhkan Sering Terjadinya Banjir Akibat Peninggian Ruas Jalan

JAYAPURA – Penambahan jumlah penduduk disuatu daerah akan diikuti dengan penambahan jumlah kendaraan. Dan hal ini akan berpengaruh dengan kemacetan di daerah tersebut. Salah satu solusi mengatasi kemacetan adalah dengan menambah ruas jalan baru atau melakukan pelebaran ruas jalan yang ada.

Namun masalah kerap terjadi saat pekerjaan pelebaran ruas jalan tersebut tidak memperhatikan masalah drainase. Bila intensitas hujan tinggi maka daerah disekitar ruas jalan tersebut terancam banjir.

Hal inilah yang dirasakan oleh warga di sekitar Perumnas I dan II Waena Kota Jayapura. Paska-proyek Pelebaran dan peningkatan ruas jalan Lampu Merah – Perumnas III Waena Kota Jayapura, Warga Perumnas I dan II mengaku kerap diterjang banjir.

Salah seorang warga, La Ando menuturkan sejak 12 tahun tinggal di kawasan Perumnas II baru kali ini terjadi banjir. Menurutnya, penyebab banjir karena adanya pekerjaan jalan yang dilakukan oleh Dinas PUPR.

“Kalau pekerjaan baik, tidak mungkin kita kena banjir, saya sudah 12 tahun tinggal di perumnas II, baru kali ini banjir saat hujan setelah pelebaran jalan,”Ungkap La Ando, Rabu (17/5).

Tidak hanya Perumnas II, kata dia, lokasi yang terdampak banjir apabila intensitas hujan tinggi yakni di wilayah Perumnas I, “Bukan disini saja, ada juga di Perumnas I pas perempatan. Semuanya imbas dari pelebaran jalan itu, dulu banjir atau air meluap, hanya satu penyebab itu karena ada batang kayu atau batu masuk di gorong atau saluran air,”Jelasnya.

Hal senada juga disampaikan mas Joko warga gang Soka. Menurutnya banjir baru terjadi setahun belakang ini. ” Pekerjaan dilakukan tanpa pikir, lebih kasar tidak ada otak, boleh kerjakan tapi harus ada perhitungan, masa saluran air tutup, ya dampaknya warga kena banjir,”Ujar Joko.

Dia juga menjelaskan sudah sering kali warga mengelukan hal tersebut, namun belum ada respon dari dinas terkait, “Kita sudah bosan teriak, namun tidak ada respon. Pekerjaan ini seharusnya di selidiki pihak berwenang,”Pintahnya.(gin)

 

 

newsportal

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

17 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

18 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

24 hours ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

1 day ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

1 day ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

1 day ago