Tahapan seleksi akan dimulai dari seleksi administrasi dan tertulis, dilanjutkan dengan wawancara, penilaian selama pra karantina dan karantina, hingga penilaian akhir pada malam grand final. Dalam proses penilaian, panitia juga melibatkan juri independen dan profesional untuk menjamin objektivitas.
Pihaknya berharap partisipasi peserta tahun ini semakin meningkat, khususnya dari anak-anak asli Port Numbay yang berasal dari 10 kampung adat di wilayah Kota Jayapura. Targetnya adalah menjaring 20 finalis terbaik yang kompeten dan mampu bersaing.
“Kami berharap dapat menghasilkan juara yang berkualitas, yang nantinya akan menjadi duta Pemerintah Kota Jayapura, khususnya di bidang pariwisata. Mereka harus mampu menjaga nama baik daerah serta berkompetisi di ajang yang lebih tinggi, termasuk di tingkat nasional,” tutupnya. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Denny menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan Dana Tambahan Otsus melalui program-program yang…
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari dalam kegiatan…
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Mathius Wally, mengatakan penguatan konektivitas menjadi salah satu perhatian…
Menjelaskan situasi di lapangan, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi pemalangan, Kamus Bayage, menegaskan bahwa penutupan…
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Rudi Aibesa, S.KM. M.Kes membenarkan jika ada surat yang dikeluarkan oleh…
Hal tersebut disampaikan Ketua DPRK Tolikara, Meinus W. Yanengga, S.IP., bersama anggota DPRK Tolikara dalam…