Categories: METROPOLIS

Perlu Penanganan Covid-19 yang Lebih Cepat

Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Papua yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua, Welliam. R Manderi, S.IP, M.Si, memberikan keterangan di ruang kerjanya, Kamis (16/4) kemarin. ( foto: Yewen/Cepos)

Kasus Covid-19 di Papua Terus Bertambah 

JAYAPURA- Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Papua yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua, Welliam. R Manderi, S.IP, M.Si mengatakan, pada tanggal 15 April 2020 kemarin telah terjadi peningkatan terhadap penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Papua. Hal ini bisa dilihat dari pasien PDP berjumlah 98 orang, yang dirawat positif Covid-19 sebanyak 75 orang, dan ODP sebanyak 3.423 orang.

 “Memang ada penurunan, tetapi di sisi lain PDP bertambah, lalu positifnya juga meningkat. Ini artinya bahwa kita sudah harus melakukan penanganan pencegahan yang lebih cepat, karena kasus ini (Covid-19) ini bertambah, maka kita harus melakukan ini dengan cepat,” katanya kepada wartawan, saat menggelar konferensi pers di Kantor BPBD Provinsi Papua, Kamis (16/4) kemarin.

 Kata Manderi, pihak medis di setiap rumah sakit rujukan telah banyak melakukan berbagai upaya dalam rangka melakukan penanganan dan pencegahan terhadap penyebaran Virus Covid-19 di setiap kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua. 

“Kami harap semua orang bisa berpartisipasi. Artinya mereka yang terindikasi, terinfeksi bisa melaporkan diri dan mendatangi rumah sakit atau puskesmas-puskesmas dan bisa melakukan tes cepat melalui repid test untuk mengetahui statusnya,” harapnya.

 Dengan adanya kesadaran masyarakat untuk memeriksa secara awal di berbagai rumah sakit dan Puskesmas-puskesmas yang ada, maka tentu akan mengurangi angka yang positif Covid-19 maupun angka PDP dan angka ODP yang ada di Provinsi Papua.

 Manderi mengatakan, pihaknya Satgas Covid-19 melalui Jubir Satgas Provinsi Papua telah berbicara beberapa waktu lalu bahwa perlu adanya alat rapid test sebanyak 50 ribu untuk melakukan tes. Oleh karena itu, hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menerjemahkan hal ini dalam merealisasikan, sehingga penanganan terhadap Covid-19 di Provinsi Papua dapat dilakukan secara baik.

 “Bukan hanya rapid test, tetapi APD lainnya, seperti simulator setengah tubuh atau seluruh tubuh yang digunakan untuk memompa jantung atau pernapasan. Ini yang sangat kekurangan di Provinsi Papua, terutama di 16 rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19,” katanya.

 Manderi menjelaskan, sampai hari ini (kemarin-red) sudah ada 8 daerah di Provinsi Papua yang terpapar atau positif Covid-19, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Mimika, Kabupaten Merauke, dan Mamberamo Tengah (Mamteng).

 “Dengan adanya 8 daerah yang yang sudah terpapar Virus Covid-19 di Papua, maka semua sumber daya dan kekuatan yang ada di kabupaten/kota dan provinsi bagaimana berupaya dalam menekan dan mencegah penyebaran Covid-19 di seluruh Provinsi Papua,” ujarnya. (bet/wen)

newsportal

Recent Posts

Banyak Daerah Tak Mampu Lagi Bayar Gaji PPPK

Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…

17 hours ago

Diduga Karena Persoalan Asmara

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…

18 hours ago

Pentingnya Investasi Pendidikan dalam Memajukan Papua

Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…

19 hours ago

Gas LPG 12 Kg Tembus Rp400 Ribu

Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…

20 hours ago

“Halo Pak Presiden, Ini Bagaimana Makanan MBG Ada Ulat”

Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…

21 hours ago

Dari Sampah Hingga Penyelundup yang Kucing Kucingan

Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…

22 hours ago