Categories: METROPOLIS

Kunker ke Hotel-hotel, Komisi C DPRD Kota Bahas 3 Hal Utama

JAYAPURA-Komisi C yang didampingi  Wakil Ketua I DPRD Kota Jayapura melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke dunia usaha perhotelan di Jayapura, diantaranya Hotel Horison Padang Bulan, Horison Kotaraja, Hotel Relat Agapura, dan Hotel Maxone Jayapura, pada senin, (15/8).

   Ketua Komisi C, Ismail Bepa Ladopurab mengatakan pada Kunker tersebut ada tiga hal utama yang menjadi perhatian serius dari Komisi C. Diantaranya terkait protokol kesehatan, kemudian ijin usaha, serta membahas upaya peningkatan pendapatan hotel di masa pandemi.

   Dikatakanya bahwa dengan melihat perkembangan kasus covid saat ini yang semakin meningkat, pihaknya kembali melakukan pengawasan di setiap dunia usaha khususnya perhotelan. Hal ini guna memastikan prokes yang ada di setiap hotel di Kota Jayapura. Sebab pihaknya tidak ingin situasi yang ada saat ini semakin meningkat, namun dengan lebih awal melakukan pengawasan ke setiap perhotelan, diharapkan dapat menekan  angka covid 19 di Kota Jayapura.

   “Kami harap dengan kondisi yang ada saat ini, maka pihak hotel bisa lebih perketat lagi prokes bagi para pengunjung muapun staf yang ada. Sebab jika hal ini kita lengah, maka besar kemungkinan perkembangan covid akan semakin meningkat, tentu jika kondisi seperti itu, maka roda perekonomian tidak berjalan normal,” ujar ketua Komisi C.

  Lebih lanjut dia sampaikan, dalam rangka meningkatkan PAD kota, pihaknya juga ingin memastikan sejauh mana keaktifan dunia usaha, khususnya perhotelan dalam membayar pajak, karena salah satu sumber pemasukan untuk PAD kota adalah pajak usaha.

  Selain itu, terkait izin usaha, penting bagi dunia usaha untuk mengupdate izin usaha karena itu juga penting, yang tidak lain bahwa dengan terupdatenya izin usaha dari perhotelan yang ada di Kota Jayapura, maka daya kontrol dari pada DPRD dalam hal Ini Komisi C sangat dipermudah.

“Dari beberapa hotel yang kami kunjungi hari ini (senin red) semuanya sesuai dengan aturan pemerintah kota, baik izin usaha maupun pajak. Hal inilah yang menjadi point penting dari pada kunker kami hari ini,” ujar Ismail sapaan dari Ketua Komisi C.

  Kunjungan komisi C ke beberapa hotel ini sangat disambut dengan hangat oleh manager hotel. Dan direspon baik oleh pihak perhotela, sebagaana yang disampaikan oleh Manager Hotel Horison Padang Bulan, Zainal Pandu Abdi. Dikatakannya bahwa pihaknya  mengapresiasi atas kunjungan komisi C DPRD Kota Jayapura. Sebab hal itu membuktikan peran dan fungsi dari pada DRPD betul betul berjalan sesuai dengan aturan yang ada.

  “Kami dari manajemen Hotel Horison Padang bulan sangat apresiasi atas  kunjungan DPRD Kota Jayapura, karena memang situasi yang ada saat ini, kepedulian semua pihak,  sangat dibutuhkan, oleh karena itu terkait prokes kami akan lebih perketatkan lagi,” ujar manager Hotel Horison Padang Bulan

Abdi sapaan Manager Hotel Horison Padang Bulan juga mengatakan bahwa kunjungan kerja Komisi C ini merupakan bagian dari bukti atas perhatian mereka terhadap peningkatan dunia usaha yang ada di Kota Jayapura.

  Untuk itu pihaknya mengharapkan kepada semua pemilik  usaha di Kota Jayapura agar dapat mematuhi aturan yang ada, karena dengan membayar pajak maupun perbaharui ijin usaha serta perketatkan prokes, maka pertumbuhan ekonomi di kota Jayapura akan tetap meningkat, walaupun situasi tidak bersahabat.

  “Kunker komisi C sangat memberikan dampak besar bagi kami selaku management hotel, untuk lebih perketat lagi prokes pada situasi yang ada saat ini,”pungkasnya.(rel/tri)

newsportal

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

15 hours ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

16 hours ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

2 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

2 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago