

Petugas Pemadam kebakaran ketika memadamkan api yang membakar dua unit petak kios di jalan Protokol Koya Barat Kompleks Pasar Kaget, Distrik Muara Tami Kamis (15/7) kemarin. (FOTO:Humas Polresta)
JAYAPURA – Kompor meledak, dua unit petak kios di jalan Protokol Koya Barat Kompleks Pasar Kaget, Distrik Muaratami terbakar pada Kamis (15/7) sekira pukul 07.35 WIT.
Seorang korban bernama Mustati (31) menerangkan, dirinya sedang memasak air untuk membuat susu anaknya yang berumur 1 bulan. Tiba-tiba kompor korban meledak dan membakar isi kios yang berisi sembako dan sebagian ada besin sehingga merebet ke kios lainnya.
“Penyebab kebakaran dikarenakan kompor meladak saat korban Mustati sedang memasak air, namun pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Muaratami AKP Jubelina Wally.
Dijelaskan, akibat kebakaran itu dua unit petak kios terbakar hangus dilahap si jago merah milik Nur Kholis yang disewakan kepada kepada kedua korban yakni Mustati (31) dan Sania (32).
“Kasus ini dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Muaratami, dimana dua orang saksi telah dimintai keterangan salah satunya suami dari korban Mustati sedangkan untuk kerugian materil diperkirakan sebesar 200 juta Rupiah,” jelasnya.
Dikatakan, sekitar satu jam lebih api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran bersama satu mobil supplay dan satu mobil tangki air dibantu masyarakat tiba dilokasi kejadian.
“Lokasi kebakaran tersebut telah dipasang police line guna dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim identifikasi Polresta Jayapura Kota,” pungkasnya. (fia/wen)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…