

Dr. Benhur Tomi Mano, MM., ( FOTO: gratianus silas/cepos)
JAYAPURA- Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengaku prihatin atas peristiwa kebakaran yang menimpa warga Kota Jayapura, dalam hal ini para pedagang di Pasar Youtefa Lama, Rabu (14/4) kemarin.
Ditanya perihal grand desain Pasar Youtefa ke depannya, dalam upaya mencegah kembali terjadinya kebakaran, Wali Kota Mano menyebutkan bahwa sejatinya sudah ada kapasitas lahan yang memadai untuk membangun lapak untuk kios.
“Saya melihat kapasitas lahan yang tersedia, tapi belum kita bangun untuk los kios bagi mereka karena kekurangan dana untuk Covid. Makanya, sementara ini mereka masih berjualan di pasar (Youtefa) lama,” terang Dr. Benhur Tomi Mano, MM., kepada Cenderawasih Pos, Kamis (15/4) kemarin.
“Untuk peristiwa kebakaran yang terjadi, saya ikut berduka atas musibah yang menimpa warga kota, terlebih di bulan puasa,” sambungnya.
Wali Kota Mano mengambil langkah konkret dan cepat dengan memerintahkan Dinas Perindagkop untuk menata kembali lapak dan kios-kios yang terdampak kebakar.
“Ini langkah-langkah konkret di mana saya minta Disperindagkop untuk menata kembali, sehingga kehidupan ekonomi mereka bisa kembali berjalan di masa bulan puasa untuk menuju hari raya Idul Fitri,” pungkasnya. (gr/wen)
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…
Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…
Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…