Categories: METROPOLIS

Di Kota Jayapura, Menkes Tekankan Vaksinasi Lansia

Didampingi Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., dan Kadinkes Kota Jayapura dr. Ni Nyoman Sri Antari, Menkes Budi Gunadi Sadikin, menyapa para lansia yang menjadi peserta vaksinasi di Kelurahan VIM, Rabu (14/4) kemarin. ( FOTO: HUMAS PEMKOT FOR CEPOS)

JAYAPURA- Kunjungannya ke Kota Jayapura, Menteri Kesehatan RI, Ir. Budi Gunadi Sadikin, menyempatkan diri untuk meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di Kelurahan VIM, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Rabu (14/4) kemarin.

Pemerintah Kota Jayapura menyebutkan bahwa Menkes Sadikin menekankan vaksinasi untuk lansia di Kota Jayapura. 

“Untuk itu pelayanan publik, juga guru-guru yang orang tuanya masih hidup, tolong diantar sama-sama untuk divaksin.  Puji Tuhan, kemarin saya amati pelaksanaan vaksinasi yang dikunjungi Menkes, di Kelurahan VIM, itu lansia ada yang 70 – 80 tahun menunggu giliran untuk divaksin,” jelas Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., menjawab Cenderawasih Pos, Kamis (15/4) kemarin.

“Pak Menteri sendiri memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah penanganan Covid 19 di Kota Jayapura, di mana Kota Jayapura menyiapkan rumah isolasi seperti Sahid Hotel  dan LPMP Kotaraja. LPMP Kotaraja yang masih berjalan sampai sekarang, sedangkan Sahid Hotel sudah tidak digunakan lagi karena jumlah yang terpapar sudah semakin menurun,” sambungnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari, menyebutkan stok vaksin menjadi hal yang didiskusikan bersama Menkes Sadikin, mengingat Kota Jayapura yang masih membutuhkan banyak stok vaksin, terutama dalam persiapan penyelenggaran PON.

“Kita diskusi soal stok vaksin dengan Pak Menteri. Pasalnya, Kota Jayapura menjadi salah satu daerah penyelenggara PON, sehingga kita mau diprioritaskan karena akan berkunjung masyarakat dari luar Papua sekiranya mencapai 20 ribu orang,” katanya.

“Saya sampaikan Kota Jayapura masih butuh 470 ribu dosis vaksin. Hingga kemarin, kita baru jalan sekiranya 42 ribu dosis vaksin atau sekiranya 32 ribu penduduk Kota Jayapura sudah tervaksinasi. Sisanya masih banyak , sehingga dari penyampaian itu, Pak Menteri janji akan diutamakan di Kota Jayapura,” sambungnya lagi.

 “Jadi vaksin ini penting agar kita tidak menularkan kepada yang datang, atau tertular dari mereka yang datang. Kami melindungi masyarakat Kota Jayapura, tapi juga melindungi masyarakat yang datang dari luar daerah,” tambahnya. (gr/wen)

newsportal

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

15 hours ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

15 hours ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

16 hours ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

16 hours ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

17 hours ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

17 hours ago