Categories: METROPOLIS

Gelar Donor Darah Sekaligus Eduksi Corona

Umat hindu melakukan donor darah sekaligus memeriksa kesehatan tubuh di halaman Pura Agung Surya Buana, Minggu (15/3) kemarin. ( foto: Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Menjelang hari raya nyepi tahun baru saka  1942 yang jatuh pada tanggal 25 maret mendatang, Pura Agung Surya Buana menggelar aksi donor darah sekaligus edukasi kesehatan yang berkaitan dengan Covid-19.

Kegiatan yang digelar di halaman Pura, Minggu (15/3). Banyak dihadiri warga terutama umat hindu itu sendiri, tidak hanya mendonorkan darah. Warga juga turut mrngecek kesehatan mereka kepada tim dokter yang sudah disediakan. 

Ketua Perisada Hindu Kota Jayapura Ida Bagus Sutakertya mengaku, kegiatan donor darah sudah sering dilakukan setiap hari-hari besar keagamaan di umat hindu. Dan selalu mendapat antusias di kalangan umat hindu itu sendiri. 

“Antusias dari umat hindu dari tahun ke tahun yang mau mendonorkan darah meningkat, terutama anak mudanya tertarik melakukan itu,” ucapnya kepada Cenderawasih Pos.

Dikatakan, bukan hanya donor darah yang dilakukan umat hindu dalam rangka menyambut hari raya nyepi pada 25 maret mendatang. Melainkan juga melakukan kegiatan sosial lainna kunjungan kasih, penanaman pohon serta kegiatan positif lainnya.

Sementara itu, salah satu Dokter RSUD Jayapura dr Ade S Cahyani yang menjadi pemateri dalam acara kegiatan donor darah tersebut menyampaikan bukan sekedar donor yang diselenggarakan melainkan sosialisasi Covid-19.

“Sudah kewajiban kami sebagai tenaga kesehatan untuk memberikan sosialisasi kepada  masyaraat baik di tempat ibadah, maupun di club-club. Agar mereka semua memahami isu Covid-19 dan tidak mudah panik,” ucap dr Ade.

Pada prinsipnya lanjut dr Ade, penanganan corona jangan panik. Karena angka kematiannya masih jauh lebih rendah daripada  wabah sebelumnya. Namun, apabila masyarakat mudah panikan justru itu berbahaya hingga menyebabkan setres berlebihan dan daya tahan  tubuh menurun.

“Padahal, pencegahan corona itu yang penting janagan panik. Lakukan kebersihan semaksimal mungkin, cuci tangan terlebih dahulu jika mau makan atau menyetuh wajah dan jika batuk atau bersin maka gunakanlah masker,” tuturnya.

Menurut dr Ade, setiap individu harus benar-benar bersih agar mengurangi penyebaran virus ini. selain itu, itu orang yang batuk atau pilek disarankan untuk menggunakan masker agar bisa melindungi orang-orang sehat yang ada di sekitarnya.

“Harus bijak, jangan takut berlebihan. Kalau daya tahan tubuh kita bagus, masukan gizi seimbang, olahraga yang cukup minum air hangat pasti kita akan selalu sehat,” pungkasnya. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

9 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

10 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

11 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

12 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

13 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

14 hours ago