

Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, saat hendak potong Tumpeng Pada Acara Syukuran HUT KY ke 19, Selasa (12/8) kemarin. (foto: Karel/Cepos.)
JAYAPURA-Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay mengaku dalam melaksanakan tugas di Papua, pihaknya terkendala dengan sumber daya manusia (SDM). Adapun anggota KY di Papua hanya berjumlah 4 orang. Kondisi ini tidak imbang dengan jangkauan wilayah kerja yang meliputi Papua induk dan tiga daerah otonom baru.
Meski demikian di tahun 2024 ini terhitung mulai Januari-Juli 2024 ini, pihaknya telah menerima 10 laporan masyarakat. Laporan inipun sudah ditelaah dan dianalisis hingga tindaklanjut ke pusat Komisi Yudisial RI di Jakarta. Kemudian Laporan konsultasi dan audiensi penanganan laporan masyarakat sudah ada 30 laporan.
“Dari 30 laporan terkait konsultasi dan audensi tersebut, masyarakat lebih banyak berkonsultasi tentang tugas dan ruang lingkup PKY Papua, sengketa tanah, perkara kredit macet, perkara KDRT, perceraian, dan lain sebagainya,” jelas Mettodius, saat acara Ulang Tahun KY Ke 19 di Kantor KY Papua, Selasa (13/8)
Page: 1 2
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…