Categories: METROPOLIS

Ramses Ohe: Negara Harus Memperhatikan Pemuda Papua

Ondofolo Waena Jayapura Ramses Ohe saat menyerahkan bendera merah putih kepada pelajar di Batas Kota, Rabu (14/8). ( FOTO : Elfira/Cepos)

 JAYAPURA- Ondofolo Waena Jayapuraa Ramses Ohe mengatakan, Negara harus memperhatikan generasi mudanya terutama pemuda Papua, sebab generasi mudalah yang akan membangun Papua kedepannya.

“Generasi muda inilah penerus perjuangan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang didalamnya  ada Papua,” ucap Ramses Ohe dalam acara tatap muka bersama tokoh para pejuang NKRI pelaku Pepera 1969, Ketua BMP RI dan Ondofolo Waena Jayapura Ramses Ohe  bersama generasi muda Papua membahas sejarah Papua dalam NKRI di batas Kota, Rabu (14/8) kemarin.

Dalam kegiatan yang diikuti sebanyak ratusan pelajar di Kota Jayapura, Ramses Ohe menuturkan bahwa negara ini mempunyai penerus.  Maka penerus itu harus disiapkan sebaik mungkin agar Ia bisa memiliki rasa cinta, rasa memiliki dan rasa mengabdi kepada negaranya.

“Selalu saya ingatkan, Negara harus memperhatikan generasi mudanya. Sebab, alat modern bagaimanapun tidak bisa berfunsi jika tidak bisa dikendalikan  oleh manusia dalam hal ini generasi muda yang ada saat ini,” tuturnya.

Dilain sisi, Ramses Ohe menyayangkan terkait dengan Menteri Pemuda dan Olahraga  RI yang jarang mengunjungi para Pemuda yang ada di Papua. Padahal, kunjungan dari Menteri tersebut bisa memotivasi para Pemuda Papua.

Dalam acara tatap muka bersama ratusan pelajar, Ramses Ohe menyampaikan terkait Pepera. Karena Pepera yang membuat NKRI utuh, yanag mana sebelumnya Negara Indonesia saat itu diombang ambingkan oleh berbagai bangsa sebelumnya akhirnya masuk ke pangkuan NKRI.

Sementara itu, Aprilia salah satu siswi  dari SMKN 3 Jayapura mengaku senang dengan pemaparan yang disampaikan oleh Ondofolo. Menurutnya, banyak pemuda-pemudi yang rajin ke sekolah namun tidak tahu bagaimana sejarah Papua bergabung dengan NKRI.

“Kegiatan seperti ini menambah wawasan saya sebagai seorang pelajar dan generasi Papua, meningkatkan tekad untuk membangun papua dengan cara belajar membuktikan kepada dunia bahwa papua juga bisa,” tuturnya.

Di tempat yang sama, salah satu Siswa Boris Geay mengatakan, banyak anak muda yang bilang papua merdeka namun mereka tidak tahu sejarah bagaimana sampai papua bisa masuk kedalam bingkai NKRI.

“Kegiatan ini positif, dengan ini kami menjadi tahu bahwa papua sudah masuk dalam bingkai NKRI,” pungkasnya. (fia)

newsportal

Recent Posts

Aparat Gabungan Perketat Pengamanan di Jayawijaya

Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan warga sipil serta menjaga keberlanjutan roda pelayanan publik di…

24 minutes ago

Satpol PP Merauke Siap Tertibkan Kendaraan Antre BBM di Badan Jalan

Kepala Satpol PP Kabupaten Merauke, Fransiskus Kamijay, mengatakan penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga…

1 hour ago

Pelaku Penikaman di KM 10 Timika Ditangkap

Kedua pelaku diringkus petugas di Kampung Nduga, Kilometer 11, pada Minggu (13/9) pagi sekira pukul…

2 hours ago

Tak Hanya Kesiapan Armada dan Perlengkapan, Akses Jalan Juga Perlu Dievaluasi

   Salah satu yang menjadi perhatian adalah kebutuhan penambahan armada dan fasilitas pemadam kebakaran. Menurut…

2 hours ago

Percepatan Rehablitasi dan Rekonstruksi Pasca Konflik di Wouma Menkopojukan Gelar Rakor

Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) Republik Indonesia, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor)…

3 hours ago

Seni Budaya dan Kuliner Bisa Jadi Kekuatan Pariwisata Kabupaten Jayapura

Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Papua, Nicky Mehue, mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten…

4 hours ago