

Puluhan orang tua murid SMA Negeri 4 Jayapura rela mengantri berdesakan demi membeli baju seragam sekolah di Toko Mekar Sari Entrop, Minggu (13/7), malam kemarin. (foto;Priyadi/Cepos)
Orang Tua Murid SMAN 4 Jayapura Rela Antri Berdesakan
JAYAPURA-Jelang hari pertama masuk sekolah, puluhan orang tua murid SMAN 4 Jayapura di Entrop, rela mengantri berdesakan desak dalam membeli baju seragam sekolah, di Toko Mekar Sari Entrop, Minggu (13/7), malam kemarin.
Antrean mengular hampir di tepi jalan, arus lalu lintas pun menjadi terhambat karena lalul lalang dari warga yang hendak masuk ke halaman toko, membeli seragam sekolah bagi anak-anak mereka.
Hal ini merupakan fenomena baru, pasca kebijakan Walikota yang melarang pungutan biaya pada saat pendaftaran sekolah baru. Sekolah tak lagi boleh menjual seragam, sehingga mencari toko yang jadi “rekanan” sekolah yang menjadi tempat orang tua untuk membeli seragam.
Eko salah satu orang tua yang anaknya diterima untuk bersekolah di SMA Negeri 4 Jayapura mengatakan, ia sudah antre sejak pukul 18.30 WIT. Dia mengaku untuk pembelian seragam ini memang sudah diinformasikan sekolah, untuk beli di Toko Mekar Sari Entrop.
Menurutnya dengan pembelian baju seragam dan atribut di Toko Mekar Sari justru tidak efisien, harusnya yang lebih efisien adalah membeli di sekolah seperti dulu, karena lebih memudahkan orang tua atau peserta didik dalam membelinya.
“Kalau kita membeli di Toko Mekar Sari Entrop kita repot, karena di sana juga menjual berbagai macam kebutuhan pokok, alat rumah tangga dan lainnya, jadi kita beli harus antre pintu sampai pintu ditutup harus masuk dikawal, tidak bisa semuanya, inikan lucu,” keluhnya
Page: 1 2
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…