Categories: METROPOLIS

Banggar Soroti LKPJ yang Terkesan Copy Paste

   Lalu dari aspek Infrastruktur dan Sumber Daya Mineral dijelaskan bahwa masih terdapat SILPA pada OPD tertentu dalam realisasi penyerapan anggaran dari tahun ke tahun yang cukup tinggi.

Di sisi lain sejumlah OPD lain yang memiliki kinerja baik kurang mendapatkan alokasi anggaran yang mamadai. “Terdapat pengalihan pekerjaan khususnya peningkatan ruas jalan Entrop-Hamadi yang direlokasi namun tidak ada penjelasan yang akurat terkait pemindahan lokasi tersebut,” sindir Junaedi.

  DPR Papua juga memberi catatan kepada Gubenur untuk memberikan perhatian serius kepada OPD yang kinerjanya kurang baik agar dapat dievaluasi. OPD tersebut harus bisa menemukan inovasi-inovasi baru untuk meningkatkan kinerja.

  Tentunya didukung sehatnya organisasi dalam OPD sehingga tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya, yang pada akhirnya rakyat juga yang dirugikan. Kemudian OPD perlu berinovasi, tidak hanya mampu mengelola APBD namun juga dapat mengelola DAK yang bersumber dari APBN.

  Ini hanya bisa terjadi jika SDM khususnya perencanaan yang ditunjang dengan kebijakan pimpinan OPD untuk menata bagian perencanaan. “Sorotan DPR Papua terhadap ini hampir setiap tahun disampaikan pada rapat mitra, dan hingga saat ini OPD tidak mampu menyerap anggaran secara maksimal. Seharusnya anggaran pada bagian perencanaan lebih difokuskan karena DAK ataupun pendanaan yang bersumber dari APBN harus dibackup dengan dokumen perencanaan yang baik,” imbuhnya.

  Hal lainnya adalah dalam rangka mendukung penyelenggaraan PON XXI Aceh- Sumatera Utara Tahun 2024 khususnya biaya akomodası atlet dan official peserta daerah, maka masing-masing pemerintah provinsi wajib mengalokasikan anggaran dalam APBD Tahun Anggaran 2024.

  Pasalnya kepesertaan Provinsi Papua pada PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara ini, menyangkut harkat dan martabat orang Papua. “Sukses penyelenggaraan dan prestasi pada PON XX Tahun 2021 sebagai tuan rumah lalu, maka selayaknya hal tersebut khususnya sukses prestasi terulang diujung barat Indonesia sehingga tidak ada istilah Papua jago kandang,”  tutup Junaedi. (ade/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Total 527 Pasien yang Diduga Alami Keracunan MBG

dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…

3 days ago

Butuh Tiga Tahun Lebih, Ribuan Artefak dan Rekaman Budaya Papua Akhirnya “Pulang”

   Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…

3 days ago

Hentikan dulu Program MBG di Papua

Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…

3 days ago

Tolak Eksekusi Lahan, Warga Blokade Ruas Jalan Cenderawasih Mimika

Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…

3 days ago

Bukan Berasal dari Menu Makanan, Melainkan Air yang Terkontaminasi Bakteri E. coli

Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…

3 days ago

Pemprov Papua Selatan dan Kementrans Bahas Penyelesaian Masalah Tanah

Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…

3 days ago