Categories: METROPOLIS

Kasus Peluru Misterius, Sitorus Minta Polisi Lebih Terbuka

JAYAPURA-Korban peluru misterius, Justin Sitorus meminta pihak kepolisian usut tuntas kasus yang menimpa dirinya pada malam pergantian tahun 2024 lalu. Korban yang juga Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura itu, mengakui bahwa hingga saat ini belum ada informasi dari pihak kepolisian atas perkembangan kasus yang menimpa dirinya 4 bulan lalu.

  “Sampai saat ini belum ada kejelasan, pihak kepolisian juga tidak ada informasi sejauh mana perkembangan kasusnya,” ujar J. Sitorus saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (13/5).

  Menurut Sitorus, hingga saat ini sudah masuk 4 bulan 13 hari, namun belum ada titik terang siapa dan apa motif dibalik kejadian tragis tersebut.

“Saya cuma berharap ada keterbukaan dari perkembangan kasus ini, karena waktu yang sangat lama membuat saya bertanya ada apa sebenarnya,” ungkapnya.

  Kata Sitorus, dirinya hanya mendapatkan informasi perkembangan dua kali dari Polresta pada bulan Januari lalu. “Saya mendapatkan surat pemberitahuan hanya dua kali, itu pun satu bulan awal kejadian saja, namun 3 bulan terakhir sama sekali tidak ada informasi,” ungkapnya.

  Padahal, dirinya hanya ingin mengetahui siap sebenarnya pelaku dari peristiwa yang membuat keluarganya syok itu. “Saya tidak tuntut banyak apalagi mau ganti rugi sama sekali tidak, hanya saja apa motif dan siapa pelakunya, soal sanksi yang bersangkutan itu urusan polisi,” tuturnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

12 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

13 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

14 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

15 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

16 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

17 hours ago