Categories: METROPOLIS

Tujuh Jam Kabur, Pelaku Penikaman Dibekuk

JAYAPURA-Pelarian seorang pelaku penikaman berinisial LO akhirnya terhenti.  Ia hanya mampu menghindari kejaran polisi selama 7 jam sebelum akhirnya dijemput tim gabungan opsnal Polsek Abepura bersama Tim Charli.

  LO (29) sebelumnya  terlibat kasus penikaman  terhadap korban Marthinus Yanggroseray (29) di Pasar Induk Youtefa Kelurahan Wahno Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua pada Selasa (12/4) sekira pukul 14.00 WIT.

   Ia sendiri ditangkap  di hari yang sama pukul 21.30 WIT di Jalan Poros Doyo Baru Sentani Kabupaten Jayapura di salah satu rumah rekannya yang digunakan untuk bersembunyi. Penangkapan ini dipimpin Wakapolsek Abepura AKP Harjaka didampingi Kanit Reskrim Ipda Aditama Tantowi  dan Katim Charli Ipda Edwin Ayomi.

   Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, SH., S.IK., M.Pd melalui Kapolsek Abepura AKP Lintong Simanjuntak,  menjelaskan bahwa LO merupakan pelaku penganiayaan yang menikam korban menggunakan badik di bagian dada sebelah kiri.

  Kata Lintong, saat itu pelaku dalam kondisi dipengaruhi minuman keras dan usai melakukan penikaman terhadap korban ia langsung melarikan diri  ke Sentani.  “Dari hasil penyelidikan dan pengembangan di lapangan, tim gabungan berhasil menemukan identitas pelaku serta mengetahui tempat persembunyian pelaku, sehingga kurang lebih 7 jam pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan,” bebernya.

  Atas perbuatannya  ia dijerat pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara dan untuk korban Marthinus Yanggroserai masih menjalani perawatan medis di RSUD Abepura.

  Dijelaskan bahwa kejadian ini bermula ketika korban yang berprofesi sebagai tukang ojek di pertigaan kantor Otonom Kotaraja mengantar saksi Rega Wenda ke Pasar Youtefa. Sesampainya  pertigaan pintu masuk Pasar Youtefa korban berpapasan dengan pelaku yang saat itu mau keluar dari pasar menggunakan sepeda motor dan dipengaruhi minuman keras.

   Saat berpapasan kedua kendaraan hampir bersenggolan sehingga pelaku merasa tersinggung sehingga menghampiri korban yang saat itu telah berhenti di pinggir jalan pintu masuk pasar  kemudian pelaku mengatakan ‘kamu tidak liat saya kah keluar dari dalam, sambil mengeluarkan badik dan menikam korban pada bagian dada sebelah kiri’ dan langsung menikam korban.

  “Setelah itu pelaku langsung melarikan diri dan korban langsung terjatuh sebelum diselamatkan saksi. Usai mendapat tikaman, korban berupaya untuk ke rumah sakit melalui jalan kali acai dengan mengendarai motor, namun sesampai di depan pangkas rambut korban kembali terjatuh dan saksi bernama Hendrik yang melintas langsung membawa korban ke rumah sakit,” tutup Lintong. (ade/ana/tri)

newsportal

Recent Posts

Pemkot  Diminta Perhatikan Kondisi Damkar

    Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…

27 minutes ago

Dorong Kemandirian Ekonomi, DPMK Perkuat Pembinaan BUMKam

  Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…

1 hour ago

11 Serpihan Proyektil Diangkat dari Tubuh Korban

   Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…

2 hours ago

Masyarakat Pesisir Jadi Sasaran Serbuan Teritorial Kodaeral X

   Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…

3 hours ago

Bina Mental dan Iman, Pemkot Lanjutkan Program Umrah

Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota Jayapura Dr. Ir.…

4 hours ago

KKN FEB Uncen Edukasi Tata Kelola Keuangan di Kampung

   Selama masa pengabdian, ratusan mahasiswa tersebut tersebar di 43 kampung yang mencakup tiga wilayah…

5 hours ago