Categories: METROPOLIS

Wujudkan Kota Beriman, Rustan Saru Minta Warga Stop Judi

JAYAPURA -Wakil Wali Kota, Rustan Saru mengingatkan bahwa  dalam suasana bulan suci, penting untuk  menjauhi kemaksiatan, khususnya judi online yang kian marak. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mensosialisasikan bahaya judi tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar.

   “Ramadan adalah momentum penyucian diri. Mari kita manfaatkan untuk meningkatkan ibadah dan menjauhi hal-hal yang merusak moral,” tegasnya saat Safari Ramadan di Masjid Al Hikmah dan Masjid  Baiturahim Tanah Hitam Distrik Abepura, Kamis (13/3).

   Dalam masa kepemimpinan ABR-HARUS, salah satu visi-misinya adalah memwujudkan Kota yang aman ,nyaman dan beriman. “Beberapa hari lalu saya dan bapak walikota melakukan sidak di beberapa titik di Kota Jayapura, dalam sidak itu kita masih menemukan Judi Togel, sambung ayam dan penjualan miras yang tidak pada tempatnya atau ilegal,” ungkapnya.

   Rustan Saru melanjutkan, di era digitalisasi dan akses internet yang mudah didapatkan saat ini, bisa membawa masyarakat ke dalam dua arah, yaitu ke arah yang baik atau ke arah yang buruk terhadap kehidupannya tergantung bagaimana setiap pribadi mengambil sikap dalam menggunakan akses internet tersebut.

   “Kita berharap dukungan dan bantuan dari masyarakat untuk mengatasi hal-hal ini, agar tidak lagi melakukan hal-hal negatif  yang dimaksud,” lanjutnya.

   Dirinya berharap, Safari Ramadan yang melibatkan berbagai elemen, termasuk pemerintah, organisasi keagamaan, dan masyarakat, sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan berkah. “Mari kita manfaatkan bulan suci Ramadan ini dengan hal-hal yang baik, hindari kebiasaan yang buruk seperti judi, mabuk-mabuk, tpi kita perlu tingkatkan iman kepada Allah SWT, ” tuturnya.

  Wakil Walikota Jayapura ini juga mengingatkan agar para orang tua mampu mengawasi dan menjaga generasi muda dari pengaruh buruk judi baik yang online maupun byang ofline yang banyak tersebar di kalangan masyarakat.

   “Pengawas itu perlu bagi generasi kita, agar tidak terkontaminasi dengan hal-hal yang negatif. Bulan Suci Ramadan inilah jadi momentum yang pas untuk memberikan mereka pencerahan yang baik,” tuturnya.(kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

54 minutes ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

2 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

3 hours ago

Proses Penjemputan Ternyata Tak Mudah

Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…

7 hours ago

PBB Sebut Israel Sengaja Menargetkan Anak-anak di Gaza

Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…

8 hours ago

Sejumlah Anak Terpapar, Merauke Berstatus KLB Campak

Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…

24 hours ago