Menurutnya, kalau dilihat secara umum di wilayah Abepura dan Kotaraja topografinya itu berbentuk cekung. Dulunya, wilayah tersebut merupakan daerah resapan atau daerah endapan. Sehingga wilayah-wilayah yang berbentuk seperti itu sangat rentan terjadinya banjir.
“Biasanya hal itu disebabkan karena faktor batuan dasarnya lunak. Kalau kita lihat Abe dan Kotaraja, itu seperti di dalam mangkok yang di kelilingi perbukitan. Karena ini adalah daerah endapan, yang menjadi kendala di daerah endapan itu adalah potensi banjir pasti besar, sehingga pada saat membuat jalan atau membangun jalan, fungsi drainase itu harus dimaksimalkan. Karena sifat air itu kan selalu mencari ruang ketika sudah tertutupi,” tambahnya.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…