Menurutnya, kalau dilihat secara umum di wilayah Abepura dan Kotaraja topografinya itu berbentuk cekung. Dulunya, wilayah tersebut merupakan daerah resapan atau daerah endapan. Sehingga wilayah-wilayah yang berbentuk seperti itu sangat rentan terjadinya banjir.
“Biasanya hal itu disebabkan karena faktor batuan dasarnya lunak. Kalau kita lihat Abe dan Kotaraja, itu seperti di dalam mangkok yang di kelilingi perbukitan. Karena ini adalah daerah endapan, yang menjadi kendala di daerah endapan itu adalah potensi banjir pasti besar, sehingga pada saat membuat jalan atau membangun jalan, fungsi drainase itu harus dimaksimalkan. Karena sifat air itu kan selalu mencari ruang ketika sudah tertutupi,” tambahnya.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Toni mengungkapkan, kondisi tersebut bisa berdampak pada penyesuaian tarif layanan, berkurangnya pilihan paket dengan harga…
Kejadian tersebut diketahui setelah menerima informasi dari Direktorat Samapta Polda Sulsel terkait adanya keluhan korban…
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Prof KH Asrorun Ni’am Sholeh, mengajak masyarakat untuk…
AMADAN bukan sekadar menahan haus dan lapar dari fajar hingga senja. Ia adalah madrasah ruhani…
Kata Abisai, kebijakan tersebut diterbitkan guna menjaga stabilitas keamanan, ketentraman, ketertiban, serta kenyamanan umat Muslim…
Plt Kepala BPBD, Damkar dan Satpol PP Romadhon menyatakan Longsor menutup jalan provinsi yang menghubungkan…