Menurutnya, kalau dilihat secara umum di wilayah Abepura dan Kotaraja topografinya itu berbentuk cekung. Dulunya, wilayah tersebut merupakan daerah resapan atau daerah endapan. Sehingga wilayah-wilayah yang berbentuk seperti itu sangat rentan terjadinya banjir.
“Biasanya hal itu disebabkan karena faktor batuan dasarnya lunak. Kalau kita lihat Abe dan Kotaraja, itu seperti di dalam mangkok yang di kelilingi perbukitan. Karena ini adalah daerah endapan, yang menjadi kendala di daerah endapan itu adalah potensi banjir pasti besar, sehingga pada saat membuat jalan atau membangun jalan, fungsi drainase itu harus dimaksimalkan. Karena sifat air itu kan selalu mencari ruang ketika sudah tertutupi,” tambahnya.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…
Ketua Bapemperda DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurab, menilai materi sosialisasi Perda RTRW yang…
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…