

Kasat Lantas Polresta Jayapura AKP Muhammad Akbar (FOTO:Jimi/Cepos)
JAYAPURA-Tingginya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan remaja terutama pelajar di bawah umur, khususnya pengendara roda dua, telah menjadi perhatian tersendiri dan menimbulkan keprihatinan beberapa pihak. Untuk itu, para wali murid diimbau agar tegas melarang anaknya membawa sepeda motor ke sekolah.
Kasat Lantas Polresta Jayapura AKP Muhammad Akbar mengatakan, tidak sedikit pelajar di Kota Jayapura yang kerap membawa motor ke sekolah tanpa sepengetahuan orang tua dan pihak sekolah. Menurutnya kondisi ini memang perlu perhatian serius dari para orang tua untuk memberikan penegasan kepada anaknya.
Hal tersebut ia sampaikan mengingat pada, Sabtu (8/12) lalu salah seorang siswa di SMP Negeri 5 kota Jayapura yang mengalami kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Karena itu, Akbar mengaku pihaknya telah memberikan penekanan terhadap orang tua siswa maupun pihak sekolah bahwa anak-anak yang masih di bawah umur dan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk tidak diperbolehkan membawa kendaraan, terutama kendaraan roda dua ke sekolah.
“Adapun kegiatan yang kita lakukan untuk mensosialisasikan itu adalah dengan cara menjadi pembina atau inspektur upacara setiap apel pagi hari Senin,” jelas Akbar, Kamis (12/12).
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…