Selain pengamanan, KPL Jayapura tengah melakukan sosialisasi perubahan arus lalu lintas di sekitar pelabuhan setiap kali kapal masuk. Nantinya, jalur kendaraan dari Entrop diarahkan melalui Polimak dan Kodam, sedangkan dari Jayapura ke Entrop tetap bisa melewati pelabuhan namun hanya dengan satu jalur.
Perubahan ini bertujuan mencegah kemacetan dan tindak kriminal, termasuk penjambretan. “Nanti kita tutup total di Argapura, tepatnya di sebelah atas Kompleks Weref. Selama ini penutupan di lampu merah Argapura masih memungkinkan orang masuk dengan alasan ke Argapura bawah,” jelasnya.
Aturan baru juga melarang taksi dan mobil penumpang menjemput penumpang di depan pelabuhan. Kendaraan wajib parkir di jalur kiri depan Resto B-One, sementara jalur kanan khusus untuk motor.
Sosialisasi mulai dilakukan sejak kemarin. “Uji coba berjalan baik tanpa kemacetan. Setelah masyarakat memahami, aturan ini akan diberlakukan penuh,” tutupnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…
Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…
Di sepanjang jalan utama menuju pelabuhan, sejumlah kendaraan datang silih berganti. Di antara suara…
Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari, mereka datang dengan…
Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…
Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…