Selain pengamanan, KPL Jayapura tengah melakukan sosialisasi perubahan arus lalu lintas di sekitar pelabuhan setiap kali kapal masuk. Nantinya, jalur kendaraan dari Entrop diarahkan melalui Polimak dan Kodam, sedangkan dari Jayapura ke Entrop tetap bisa melewati pelabuhan namun hanya dengan satu jalur.
Perubahan ini bertujuan mencegah kemacetan dan tindak kriminal, termasuk penjambretan. “Nanti kita tutup total di Argapura, tepatnya di sebelah atas Kompleks Weref. Selama ini penutupan di lampu merah Argapura masih memungkinkan orang masuk dengan alasan ke Argapura bawah,” jelasnya.
Aturan baru juga melarang taksi dan mobil penumpang menjemput penumpang di depan pelabuhan. Kendaraan wajib parkir di jalur kiri depan Resto B-One, sementara jalur kanan khusus untuk motor.
Sosialisasi mulai dilakukan sejak kemarin. “Uji coba berjalan baik tanpa kemacetan. Setelah masyarakat memahami, aturan ini akan diberlakukan penuh,” tutupnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…