Categories: METROPOLIS

Bangunan Lapak Liar di Pasar Youtefa Ditertibkan

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindagkop, UKM Kota Jayapura, Satpol PP Kota Jayapura dan pihak berwajib melakukan penertiban bangunan yang berada di Pasar Youtefa Abepura. Terutama bangunan lapak liar yang dibuat masyarakat  untuk berjualan  di depan jalan masuk pasar bagian depan gapura Pantai Enggros.

  Penertiban dipimpin langsung oleh Pj Sekda Kota Jayapura Robby Kepas Awi, SE.,MM., dan dihadiri Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura Robert LN Awi, ST.,MT, Rabu (13/11) kemarin.

  Pj. Sekda Kota Jayapura Robby mengaku saat ini kondisi Pasar Youtefa Abepura sudah tidak teratur lagi, karena banyak pedagang membuat atau menambah tempat jualan seenaknya tanpa koordinasi Dinas Perindagkop. Oleh karena itu, bangunan lapak liar ini perlu ditertibkan.

   Contohnya, di depan pintu masuk pasar yang arah jalan raya depan gapura pantai enggros banyak penjual pinang membuat tempat jualan sendiri tentu ini bisa membuat kemacetan saat kendaraan berada di sana dan memperjelek kondisi depan pasar. Sebab, sudah tidak teratur sehingga pengunjung yang mau belanja juga terganggu.

   “Pedagang tidak boleh menambah bangunan tanpa seizin kami, karena ini akan membuat pasar tidak bagus tambah semrawut. Contohnya adanya bangunan depan pintu masuk pasar harusnya orang jualan itu ada di dalam pasar, malah ini di luar tentu mengganggu kemacetan lalu lintas dan pasar kelihatan tidak tertata rapi jadi ini kita tertibkan,’’katanya.

   Hal lainnya di Pasar Youtefa Abepura, jangan ada lagi pungutan liar selain pungutan resmi dari pemerintah. Sebab,  ini merugikan pedagang. Jika membayar pungutan liar, apakah ada jaminan yang menerima pungli ini mau membangun pasar, menjaga kebersihan pasar dan lainnya.

   Robby juga mengimbau kepada pedagang untuk tetap menaati peraturan pemerintah, karena pemerintah juga tidak tutup mata dengan kondisi yang terjadi di Pasar Youtefa Abeura. Pedagang diminta selalu menjaga kebersihan pasar, karena jika pasar bersih tentu pengunjung akan senang berbelanja ke pasar dan pedagang omzet juga bagus  termasuk semua pedagang yang berjualan juga bisa laku semua.

  Tetapi sebaliknya, jika pedagang tidak mau jaga kebersihan maupun kenyamanan dan keamanan di pasar, tentu pengunjung akan lari dan lebih memilih berbelanja di tempat yang bersih nyaman dan aman, padahal belanja di pasar jauh harganya lebih murah. Oleh karena itu, pedagang juga harus memikirkan kebersihan, kenyamanan dan keamanan pengunjung yang berbelanja di pasar.(dil/tri)

newsportal

Recent Posts

Tiap Kampung Adat Punya Ciri Khas, Tidak Bisa Dijual Sembarangan

Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…

17 hours ago

Kantor Dipalang, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Pribadi

Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…

19 hours ago

Berharap Ada Anak Selatan Papua Masuk Pembinaan Timnas Futsal

Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…

20 hours ago

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

21 hours ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

22 hours ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

23 hours ago