

Tim Opsnal Res Narkoba Polresta ketika menggiring HN, pelaku yang menyimpan Sabu di sekitar Kloofkamp, Jayapura, Sabtu (11/5) (Foto/Humas Polresta)
JAYAPURA – Kecurigaan aparat kepolisian terhadap seorang pemuda berinisial HN (34) terkait sabu – sabu, akhirnya terbukti. Meski awalnya tidak menemukan barang bukti, namun dari ketakutan HN, akhirnya ia pun mengakui menyimpan barang haram mirip garam kasar tersebut.
HN dibekuk tim opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota di salah satu rumah atau kios di depan Bank BRI Kloofkamp Jayapura, Sabtu (11/5) sore.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, melalui Kasat Resnarkoba AKP Irene Aronggear, membenarkan penangkapan terhadap HN. Irene menerangkan, HN ditangkap beserta barang buktinya berupa narkotika jenis Sabu sebanyak 14 paket yang dilakban warna hitam berisikan Sabu.
“Jadi, awalnya tim opsnal kami lakukan penyelidikan terkait peredaran narkoba di Kota Jayapura, kemudian diperoleh informasi akan terjadi transaksi Narkoba jenis Sabu di sekitar Kloofkamp,” ungkap Kasat AKP Irene.
Merespon informasi yang masuk kata AKP Irene, pihaknya langsung turun ke lapangan dan lakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil membekuk HN. “Ketika dibekuk, tidak ditemukan barang bukti pada HN, tim opsnal kemudian lakukan interogasi dan diakui bahwa barang haram miliknya disimpan di salah satu gudang di samping Hotel FOX Jayapura. Barang ini disimpan di celah-celah dinding sebanyak 2 paketan sabu dengan lakban warna hitam,” cerita Irene.
Page: 1 2
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…