

Sugiyanto (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Tarif listrik yang tinggi dan juga angkutan udara menjadi penyumbang inflasi terbesar untuk Kota Jayapura di bulan Maret 2025.
“Penyumbang inflasi terbesar itu dimulai dari tarif listrik dan juga biaya angkutan penerbangan, karena bertepatan dengan lebaran dan mudik,” kata Kepala BPS Kota Jayapura, Sugiyanto, Jumat (11/4).
Dia mengatakan Sejak Januari hingga Maret 2025 ini, harga kebutuhan pokok di Kota Jayapura cenderung meningkat. Di mana secara bulanan sampai 31 Maret, inflasi Kota Jayapura mencapai 1,13 persen, tentu ini lebih mahal dibanding dengan Februari yang lalu.
“Kalau dibandingkan secara tahunan Maret 2025 dan Maret 20254 itu terjadi inflasi 2,15 persen,”bebernya.
Dia menerangkan, inflasi listrik memang sangat tinggi karena sebelumnya di Januari dan Februari pemerintah melalui kebijakan dari pusat memberikan subsidi tarif listrik sebesar 50%. Sehingga ini sangat membantu menekan inflasi di Kota Jayapura.
Page: 1 2
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…
Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…