Categories: METROPOLIS

Harapkan Program Kerjasama Terus Meningkat

Dua siswa asal Yamagata Jepang berinteraksi mengunakan bahasa jepang dengan ratusan siswa keterwakilan beberapa SMA  yang ada di kota Jayapura di Aula SMA YPPK Taruna Bakti Waena, Rabu, (13/3).Noel/Cepos

Dance Nawipa, Salah Satu Murid Pertama Peserta Program kerjasama Pemprov Papua dengan Yamagata Jepang 

Kerjasama Indonesia dengan Jepang sudah terjalin sejak lama, namun kerjasama Pemprov Papua dengan pemerintah Yamagata Jepang khususnya di bidang pendidikan mulai intensif sejak tahun 90-an, hingga saat ini. Bagaimana program tersebut

Laporan: Noel Wenda 

Tingkatkan pengetahuan bahasa Jepang dan budaya melalui program kerjasama pemerintah provinsi dan Yamagata, Jepang menghadirkan dua siswa Jepang untuk berinteraksi langsung dengan Siswa-Siswi di Papua.

 Guru bahasa Jepang SMA Negeri 4 Jayapura Dance Nawipa mengatakan sebagai tindak lanjut program kerjasama pemerintah provinsi Papua dengan pemerintah Yamagata Jepang sejak 1994 maka dua siswa Jepang mengunjungi Papua. 

 “Di tahun itu sudah dilakukan berbagai program  bidang pertanian, kesehatan dan pendidikan khusus untuk pendidikan pada tahun 1998 mereka mulai melakukan pembelajaran bahasa Jepang di SMKN 1 Jayapura,” katanya Rabu, (13/3) kemarin.

  Sebagai murid pertama dalam program kerjasama itu ia mengatakan program itu terus berjalan  dengan menerima program trainning dari guru-guru dan guru bahasa Jepang lewat kerja sama maka  selalu di bimbing sampai saat ini.

 “Pendidikan kami promosi dengan siswa siswa baru di SMA Negeri Yamagata Jepang dengan siswa di Papua di Jayapura dan kami juga buat di Sarmi dan Biak, dan tahun lalu kami juga lakukan lewat Skype dengan siswa di Yamagata dari SMK 1 Jayapura dan semakin meningkat, maka dua siswa datang ke Jayapura, mereka datang dan berinteraksi langsung dengan siswa-siswi di Papua bagi siswa yang ingin belajar bahasa Jepang,” kata Dance. 

 Selain itu, dia mengungkapkan ada juga program video call langsung dengan siswa siswa SMA negeri timur Yamagata dengan siswa siswi di Papua, kegiatan ini di lakukan tiga hari.

 “Anak – anak Papua tidak terlalu sulit untuk belajar bahasa Jepang karena sudah banyak di media sosial,”  ujarnya. 

 Sementara itu salah siswa SMA YPPK  Teruna Bhakti, Sara Kobepa usai mengikuti kegiatan tersebut mengaku sangat senang dan berharap kegiatan tersebut dapat terus ditingkatkan karena mereka dapat berinteraksi langsung dengan siswa Jepang menggunakan bahasa mereka.

 “Saya rasa senang karena kita bisa belajar langsung  orang Jepang, tapi minta  pemerintah juga perhatikan khususnya bagi kami jurusan bahasa khususnya melengkapi peralatan untuk bahasa Jepang seperti kuas, kertas, dan kamus bergambar,” bebernya,(oel/wen)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

1 day ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

1 day ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

1 day ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

1 day ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

1 day ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

1 day ago