“Akan kita gusur. Nanti pemerintah bantu. Pemilik rumah jangan jual mahal. Silakan cari tempat lain, akan ada ganti rugi dari pemerintah,” ujarnya.
Selain masalah area resapan, Wali kota juga menyoroti kondisi drainase yang tidak mampu menampung volume air dari kawasan Hotel Musi menuju jalan utama. Hal ini turut memicu luapan air ke jalan dan pemukiman.
Untuk solusi jangka panjang, pemerintah tengah mempertimbangkan pembuatan jalur air baru yang mengalir langsung ke laut. “Ke depan, mungkin kita bobol gunung sebagai jalur resapan agar air langsung turun ke laut. Tapi itu pekerjaan besar, perlu studi teknis dan AMDAL,” tambahnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Gubernur Papua Aryoko AF Rumaropen di Jayapura, Sabtu, mengatakan RPJMD merupakan dokumen strategis yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH , MH menyatakan hari ini bisa dilihat bersama panen ubi…
Ribuan umat Katolik, biarawan, dan biarawati dari empat dekanat di dua provinsi Papua dan Papua…
Primus pun meminta aparat keamanan selaku penegak hukum agar bertindak cepat mengungkap motif di balik…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jayapura, Asep Khaled, menjelaskan bahwa perencanaan…
Kata Slamet, yang menarik adalah Distrik Mimika Baru sebagai salah satu distrik yang terletak di…