Categories: METROPOLIS

Cuaca Ekstrem Diperkirakan Mulai Januari

JAYAPURA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah V Jayapura merilis peringatan dini cuaca di Papua, Rabu 11 Desember 2024. Peringatan dini itu, dikeluarkan menyusul masih tingginya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah di Kota Jayapura dan sekitarnya.

  Berdasarkan hasil monitoring BMKG wilayah Papua yang berada dalam zona musim saat ini, akan memasuki musim penghujan. Beberapa wilayah yang termasuk dalam zona musim antara lain Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom bagian Selatan. Sementara itu, wilayah lainnya di Papua yang berada di luar zona musim memiliki curah hujan turun secara merata sepanjang tahun.

   Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik BMKG Wilayah V Jayapura, Ezri Ronsumbre mengatakan pada Bulan Desember ini,  curah hujan di wilayah Papua pada umumnya terpantau normal, sementara pada bulan Januari 2025 nanti curah hujan di wilayah Papua diprediksi cukup tinggi dan perlu diwaspadai.

  Menurutnya, selama periode musim hujan, frekuensi kejadian hujan cenderung akan meningkat dengan potensi terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat, disertai badai guntur dan angin kencang.

Kondisi ini, kata Eszri, dipengaruhi oleh aktifnya fenomena La Nina yang erat kaitannya dengan peningkatan curah hujan. Selain itu, suhu muka laut yang hangat di sekitar Samudera Pasifik bagian barat turut mendukung pembentukan awan hujan.

  “Dominasi pola angin baratan selama bulan Desember juga membawa banyak massa udara lembap ke wilayah Papua, sehingga meningkatkan peluang terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah yang ada di Papua,” jelas Ezri dalam rilisnya, Rabu (11/12).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

8 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

9 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

10 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

11 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

12 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

13 hours ago