

Kepala Dukcapil Kota Jayapura, Suprianto. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) terus berinovasi dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui program “Dukcapil Menyapa” dengan sistem jemput bola yang kembali digelar di Distrik Muara Tami, Sabtu (11/4) hari ini.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dukcapil Kota Jayapura, Supriyanto, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan akses layanan administrasi kependudukan, khususnya bagi warga di wilayah pinggiran kota.
Dalam kegiatan tersebut, Dukcapil menghadirkan layanan lengkap yang memungkinkan masyarakat mengurus dokumen kependudukan secara langsung di tempat, bahkan sebagian besar dapat dicetak dan selesai pada hari yang sama.
“Melalui program Dukcapil Menyapa ini, kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan semua warga mendapatkan hak administrasi kependudukannya dengan mudah, cepat, dan tanpa harus datang ke kantor,” ujar Supriyanto ke Cepos, Jumat (10/4).
Pelayanan jemput bola ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIT, dengan beberapa titik lokasi yang telah ditentukan, yakni Perumahan Grand Rollo, Perumahan Permata Indah, serta sejumlah kawasan permukiman di Distrik Muara Tami.
Adapun jenis layanan yang disediakan meliputi pembuatan dan pembaruan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Kartu Identitas Anak (KIA), serta berbagai akta pencatatan sipil seperti akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, akta perceraian, dan dokumen kependudukan lainnya.
Supriyanto juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi kependudukan. Menurutnya, dokumen kependudukan merupakan dasar utama dalam mengakses berbagai layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga bantuan sosial.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tertib dokumen kependudukan. Jangan tunggu dibutuhkan baru diurus, karena dokumen ini sangat penting dalam berbagai urusan,” tegasnya.
Page: 1 2
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…
Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…
Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…
Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…
Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…