Categories: METROPOLIS

Banjir di Depan Mata, Pemerintah Tak Bisa Segera Atasi?

JAYAPURA-Kota Jayapura diguyur hujan sejak Senin (11//4) malam hingga Selasa (12/4)  siang. Jalan Soa Siu, Dok II Distrik Jayapura Utara tepatnya jalan di depan Kantor Gubernur banjir lagi. Beberapa kendaraan terpaksa mengurangi laju kendaraannya saat sedang melintas di depan Kantor Gubernur, namun ada juga kendaraan roda dua yang memilih berbalik arah.

   Seorang warga pengguna jalan bernama Eki mengaku kesal dengan banjir di jalan depan Kantor Gubernur tersebut. Pasalnya hal ini kerap terjadi, setiap kali hujan turun entah deras maupun sedang.

  “Apakah pemerintah tak bisa melihat ini, padahal lokasinya tepat di depan Kantor Gubernur. Harusnya lebih diperhatikan, di depan Kantor Gubernur saja sudah seperti ini bagaimana dengan di tempat lain,” ungkapnya.

  Sementara itu, Asisten Bidang Kesra Setda Provinsi Papua, DR. Muhammad Musaad mengaku lokasi banjir di jalan depan Kantor Gubernur kemarin baru saja dibersihkan. “Kita akan segera pastikan ini tidak terjadi lagi, ini menjadi persoalan teman-teman PU, sehingga kita akan konfirmasi ke teman teman PU. Tetapi itu tetap menjadi tanggungjawab Pemerintah, sehingga segera akan ditindaklanjuti untuk tidak lagi menjadi hambatan pada saat terjadi banjir,” terang Musaad kepada wartawan usai kegiatan Kerjasama pemerintah dan media massa di Kantor Kominfo, Selasa (12/4).

   Menurut Musaad, dengan banjirnya jalan di depan Kantor Gubernur tersebut bukan hanya masyarakat saja yang kena dampaknya. Melainkan juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemprov Papua. “Bukan hanya masyarakat saja yang kena melainkan SKPD kami juga kena. Seperti Kominfo, Inspektorat itu juga kena imbas dari itu,” ucapnya.

  Lanjut Musaad, pihaknya akan segera koordinasikan dengan PU untuk bagaimana segera diantisipasi supaya segera bisa terselesaikan. Dengan begitu, jalan depan Kantor Gubernur tidak banjir setiap kali hujan turun. (fia/tri)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

10 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

18 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

19 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

23 hours ago