Categories: METROPOLIS

Jamaah Antusias Salat Tarawih di Masjid

JAYAPURA – Umat Islam diseluruh Indonesia  akhirnya Senin (12/4) kemarin menjalankan salat tarawih perdana pada bulan Ramadhan 1442 Hijriah. Berbeda dengan tahun lalu yang dilarang salat di masjid, namun untuk tahun ini pemerintah mengizinkan salat taraweh di masjid dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Terkait ini Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua, K.H Ust Islami Al Payage juga memberi respon positif. Ia menyampaikan bahwa sudah sepatutnya umat Islam patuh dan tunduk dengan apa yang dianjurkan oleh pemerintah mengingat semua sudah barang tentu telah melewati kajian. “Ini menjadi kabar gembira dan kami mengapresiasi kebijakan tersebut,” kata Islami Al Payage belum lama ini.

“Jangan gegabah,” wantinya. Ia menyebut dalam dalam syariat Islam ada lima hal yang perlu diperhatikan. Pertama menjaga agama, menjaga jiwa termasuk menjaga kehormatan. Nah menyangkut menjaga jiwa tentunya semua untuk kebaikan.  Protokol kesehatan patut   diterapkan sebab keselamatan jiwa di atas segalanya.

Payage juga memberi catatan, meski diperbolehkan berjamaah namun jangan sampai membludak. “Saya harapkan juga seluruh masjid – masjid di Papua ini bisa memikirkan ini. Jamaah diatur jangan sampai membludak. Berikan batasan dan jarak yang nyaman untuk beribadah. Jangan karena ada kebebasan akhirnya seenaknya dan jika ini terjadi maka saya pikir doa – doa kita untuk Corona pergi akan sulit dijabbah,” imbuhnya.

Sementara pantauan Cenderawasih Pos di Masjid Al Askar Entrop terlihat antusias dari salat jamaah pertama. Masjid nampak penuh namun tetap mematuhi protokol kesehatan. Para jamah juga dianjurkan bersuci atau mengambil air wudhu dari rumah termasuk membawa perlengkapan salat sendiri dari rumah. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

5 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

13 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

14 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

16 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

17 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

18 hours ago