Lanjut dia, ada beberapa benda arkeologi yang disimpan di museum tersebut. Mulai dari peralatan dan sisa perang dunia II, benda-benda purbakala dan hasil kebudayaanya yang tentunya diperoleh dari hasil penelitin dan eskavasi dari BRIN sejak beberapa tahun lalu.
“Untuk teman-teman periset, mungkin mulai tahun ini sudah harus home basenya di Jakarta,” ujarnya.
Lalu apakah semua benda arkeologi yang tersimpan di museum BRIN Papua itu akan dipindahkan semuanya? Dirinya mengaku belum mengetahui pasti mengenai hal itu. Informasi itu yang lebih mengetahui adalah para periset. “Periset ini secara struktur lembaga mereka berada langsung dibawa organisasi riset,” tambahnya.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penangguhan ini memicu kekhawatiran atas keberlangsungan distribusi nutrisi bagi masyarakat di wilayah tersebut. Krisis operasional…
Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…
Meski sebagai tim tamu, Ade merasa anak asuhnya tak gentar sama sekali. Ia mengaku pemainnya…
Perjalanan karier Asker Nazhafaliev di sepak bola profesional terbilang relatif singkat dan tidak diwarnai nilai…
Ketua panitia penyelenggara pertandingan Persipura Jayapura, Alberto Itaar, mengatakan bahwa pertandingan play-off promosi Persipura versus…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memfasilitasi nonton bareng (nobar) pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada…