Categories: METROPOLIS

Razia di Tiga Titik, Pisau Hingga Badik Diamankan

Kepolisian Sektor Abepura di Back Up BKO Brimob Sulut dan BKO Brimob Polda Papua melaksanakan razia di tiga titik wilayah Distrik Abepura, Selasa (10/9) malam. ( FOTO : Humas Polres)

JAYAPURA- Kepolisian Sektor Abepura di Back Up BKO Brimob Sulut dan BKO Brimob Polda Papua melaksanakan razia di tiga titik wilayah Distrik Abepura  Selasa (10/9) malam lalu. 

 Razia itu dipimpin langsung Kapolsek Abepura AKP Clief G. Philipus Duwitd, didampingi Danki Sat Brimob Polda Sulut Iptu Ilham Habibi Danton 2 Kompi 4 Sat Brimob Polda Papua Ipda Benny Sokoy, Panit Sahbara Polsek Abepura Ipda Taufiq Rahim dengan melibatkan 30 personil gabungan. 

 Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas mengatakan, razia kemarin malam kita laksanakan di tiga titik wilayah Polsek  Abepura diantaranya Tanah Hitam, Abe Pantai dan di depan Kampung Nyamuk.  “Razia ini dengan sasaran sajam, minuman keras, curanmor dan narkotika serta kendaraan roda dua maupun roda empat,” jelas Kapolres saat dikonfirmasi (11/9).

 Ia menuturkan, adapun hasil razia di tiga titik berupa 9 buah parang, 1 buah samurai, 2 buah sabit, 2 buah badik dan 5 buah pisau kecil serta 2 unit motor yang di duga hasil curanmor karena tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraannya.

 Adapun tujuan dari razia ini, untuk menjamin keamanan kepada setiap warga Kota Jayapura pasca aksi demo anarkis yang terjadi beberapa waktu kemarin.  “Dengan adanya razia yang kami laksanakan dapat mencegah maupun mengurangi terhadap para pelaku tindak kejahatan untuk melanggar hukum,” jelasnya. 

 Dirinya mengimbau agar masyarakat warga Kota Jayapura khususnya warga Abepura dapat bersama-sama pihak kepolisian untuk menjaga situasi Kota Jayapura agar tetap aman dan kondusif. “Apabila berpergian keluar rumah, tidak perlu membawa senjata tajam karena Kepolisian akan menjamin keamanan di Kota Jayapura,” pungkasnya. (fia/wen) 

newsportal

Recent Posts

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

59 minutes ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

2 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

14 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

22 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

23 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

1 day ago