Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Uncen Dr. Otniel Safkaur, S.E., Ak., M.Si., menyoroti pentingnya pembaharuan dalam pendidikan ekonomi yang berakar pada realitas sosial masyarakat.
“Ekonomi Adat bukan sekadar aktivitas ekonomi yang berlangsung di wilayah adat. Ia merupakan sistem ekonomi yang bertumpu pada nilai-nilai, kelembagaan, pengetahuan, dan tata kelola Masyarakat Adat sendiri,” papar Otniel.
Ia menambahkan bahwa program Sarjana Ekonomi Bisnis Adat dirancang untuk mencetak pengelola BUMMA, wirausahawan, dan akuntan yang kompetitif sekaligus menjaga keadilan sosial dan kelestarian lingkungan. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Menurut dia, pengembangan kopi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga harus dilakukan…
Rustan mengatakan, pengelolaan dan optimalisasi PAD Kota Jayapura hingga saat ini masih perlu ditingkatkan.…
Pembukaan PKKMB 2026 diselenggarakan secara hibrida dari Auditorium Uncen. Sebanyak 450 mahasiswa hadir secara…
Mereka masing-masing di antaranya Widi Hartoto, selaku Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB periode 2020-2024;…
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…