Categories: METROPOLIS

Kapolda : Polisi Tugas di Pedalaman Wajib Mengajar

Kapolda Papua Irjen Pol  Rudolf Albert  Rodja ( FOTO Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Kapolda Papua Irjen Pol  Rudolf Albert  Rodja memerintahkan seluruh Brimob BKO di Polda Papua dan anggota Polisi yang bertugas di setiap Polsek di pedalaman Papua, wajib mengajar di sekolah-sekolah yang kekurangan guru.

“Saya sudah perintahkan anggota Polsek,  anggota brimob BKO di daerah-daerah terpencil  yang memiliki SD tetapi gurunya kurang, mereka wajib hukumnya untuk membantu mengajar,” ucap Kapolda, Rabu (10/7).

Polisi mengajar ke sekolah kata Kapolda sudah terjadi di Puncak Jaya, dimana Brimob  Sulawesi Selatan membantu mengajar di sekolah-sekolah yang masih kekurangan guru di Puncak Jaya. Misalnya di sekolah tersebut hanya memiliki 2 atau 3 guru itupun gurunya jarang masuk.

“Saya sendiri sudah melihat anggota mengajar di sana, tepatnya di Tinggi Nambut,” ucap Kapolda.

Dikatakan, sebelum anggota datang ke Papua. Ia sudah sampaikan ke komandan satuannya agar setiap  anggotanya dibekali dengan keterampilan untuk mengajar yang elementri.

“Tanggung jawab Kepolisian dalam hal ini Polda Papua adalah melayani dan melindungi masyarakat Papua,” ucap Kapolda,

Secara terpisah, Kapolres Puncak Jaya AKBP Ary Purwanto mengatakan anggotanya selain melakukan pengamanan di lapangan, juga mengadakan  kegiatan belajar mengajar  di sekolah tepatnya di Distrik Tiginambut.

 “Sudah beberapa bulan anak sekolah di Tiginambut tidak masuk sekolah karena tidak ada guru yang mengajar di sana, sementara kemauan dari masyarakat setempat cukup tinggi mereka  ingin anak-anak mereka bisa membaca  dan menulis,” paparnya.

Dikatakan, tidak hanya di Tiginambut Polisi mengajar. Melainkan di beberapa sekolah di Puncak Jaya Polisi juga mengajar melalui Bhabinkamtibmas Polres Puncak Jaya, sementara Tiginambut sendiri menjadi prioritas karena kurangnya tenaga guru di sana.

Untuk itu Kapolda Papua Irjen Pol Rodja A Rudolf secara tegas meminta kepada personelnya yang ada di Pedalaman Papua dapat mengajar disekolah-sekolah yang kekurangan guru. Hal ini dilakukan untuk mencerdaskan anak bangsa sehingga nantinya dengan personel yang mengajar maka anak-anak Papua semakin pintar dan dapat menyusul ketertinggalan dibandingkan daerah lain.(fia/gin)

newsportal

Recent Posts

Tiap Kampung Adat Punya Ciri Khas, Tidak Bisa Dijual Sembarangan

Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…

12 hours ago

Kantor Dipalang, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Pribadi

Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…

14 hours ago

Berharap Ada Anak Selatan Papua Masuk Pembinaan Timnas Futsal

Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…

15 hours ago

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

16 hours ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

17 hours ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

18 hours ago