Categories: METROPOLIS

Waspadai Perubahan Cuaca yang Signifikan

JAYAPURA-Sejak akhir Maret hingga awal April 2025, wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya terus diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem, yang telah menyebabkan sejumlah kejadian banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang di beberapa titik. Kondisi ini disebabkan oleh sejumlah faktor atmosferik dan klimatologis yang saling mendukung, serta pola iklim khas wilayah utara Papua yang memang cenderung basah sepanjang tahun.

   Secara klimatologis, Kota Jayapura memiliki pola hujan yang merata sepanjang tahun, berbeda dengan sebagian besar wilayah Indonesia yang memiliki musim hujan dan kemarau yang jelas.

Meskipun demikian, curah hujan di Jayapura tetap dipengaruhi oleh aktivitas angin monsun, khususnya monsun baratan, yang membawa massa udara lembap ke wilayah Indonesia dari arah barat. Ketika monsun baratan aktif, curah hujan di wilayah ini meningkat secara signifikan dan bahkan bisa mencapai puncaknya.

  “Saat ini, monsun baratan masih berlangsung, sehingga curah hujan di wilayah Papua, termasuk Kota Jayapura, berada dalam kondisi yang lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan lainnya,”kata [Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika wilayah V, Yustus Rumakiek, Kamis (10/4).

   Lanjut dia, prospek cuaca sepekan mulai 10 – 16 April 2025 di Wilayah Papua yakni. Tanggal 10 – 11 April 2025 berpotensi hujan sedang hingga lebat  terjadi di Kota/Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Biak Numfor, Supiori, Kepulauan Yapen, dan Waropen.

Selanjutnya tanggal 12 – 13 April 2025 hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kabupaten Jayapura, Sarmi, Mamberamo Raya, Kepulauan Yapen, dan Waropen dan tanggal 14 – 16 April 2025 diprediksi  hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kota/Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Biak Numfor, Kepulauan Yapen, dan Waropen.

   “BMKG mengimbau agar masyarakat semakin peduli dan waspada terhadap perubahan kondisi cuaca siginifikan dan memperhatikan informasi cuaca dan iklim, khususnya mereka yang tinggal di kawasan rawan banjir, longsor, dan daerah pesisir,”pungkasnya.(roy/tri).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Lima Distrik se Wilayah Walak Sepakat Berikan Sanksi Adat bagi Pelaku Karhutla

Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…

5 hours ago

Transisi Hingga Tumpulnya Lini Depan Jadi Evaluasi

Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…

5 hours ago

Materi KUA-PPAS Telah Diserahkan ke DPRP

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…

6 hours ago

Alex Belum Fit dan David Masih Menyesuaikan

Pada laga yang berakhir dengan skor kacamata itu, Persipura hanya memainkan satu pemain asing mereka,…

6 hours ago

Bawa 1,7 Kg Ganja, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

   Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…

7 hours ago

Bima Ragil Bidik Kebangkitan di Laga Berikutnya

Menurut Bima, kehadiran suporter memiliki peran penting untuk menambah semangat pemain ketika pertandingan berlangsung. Dukungan…

7 hours ago