Categories: METROPOLIS

Sepekan Kedepan Berpotensi Hujan Lebat

JAYAPURA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura mengungkapkan sejumlah wilayah di Papua selama satu pekan kedepan ini akan berpotensi dilanda hujan lebat.

  Hal itu disampaikan langsung Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik, Ezri Ronsumbre melalui keterangan tertulisnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (10/3).

   “Dari hasil monitoring musim hujan di wilayah Papua yang berada dalam zona musim saat ini masih berada pada periode puncak musim penghujan. Beberapa daerah yang mengalami kondisi ini antara lain Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom bagian selatan,” jelas Ezri ketika ketika dihubungi Cenderawasih Pos.

  Sementara itu, kata Ezri wilayah lainnya, seperti Kota Jayapura memiliki tipe hujan monsunal satu atau mengalami curah hujan yang cenderung turun secara merata sepanjang tahun.

  Kondisi ini, menurut Ezri, akan terus berlangsung seiring dengan aktivitas Monsun Asia yang masih dominan dan diperkirakan akan bertahan hingga bulan April 2025 mendatang.

  “Curah hujan di wilayah Papua, untuk periode Maret diprakirakan berada dalam kategori menengah dengan dengan sifat hujan umumnya normal, curah hujan diperkirakan berkisar 101 – 150 mm/bulan,” jelas Ezri dari hasil pemantauan BMKG.

   Disamping itu, lanjut Ezri berdasarkan pantauan pihaknya saat ini, kondisi dinamika atmosfer per – 10 Maret 2025, atmosfer terkini, fenomena global kurang memberikan pengaruh signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

   “Terdapat gangguan gelombang Kelvin yang terpantau aktif di sebagian besar wilayah Papua yang berperan dalam peningkatan intensitas hujan. Selain itu, dominasi pola angin baratan, belokan dan pertemuan angin terlihat di wilayah Papua yang juga membawa banyak massa udara lembap, sehingga meningkatkan peluang bertumbuhnya awan dan terjadinya hujan dengan intensitas sedang – lebat di beberapa wilayah,” bebernya.

  Untuk periode, 13-16 Maret 2025, wilayah Papua umumnya berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan lebat disertai badai guntur dan angin kencang juga diprediksi akan terjadi di wilayah berikut: Kota/Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Waropen, Kepulauan Yapen, Supiori, dan Biak Numfor.

   Melihat historis kejadian cuaca ekstrem di Papua, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi pada Maret 2025. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa kondisi geografis Papua yang memiliki banyak lereng curam berpotensi mengalami longsor, terutama jika hujan terjadi dengan intensitas tinggi atau dalam durasi yang lama.

  “Oleh karena itu, masyarakat yang bermukim di lereng gunung atau perbukitan diimbau untuk lebih berhati-hati dan segera menjauhi daerah rawan longsor saat hujan deras berlangsung,” tutup Ezri. (kar/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

6 hours ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

6 hours ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

7 hours ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

7 hours ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

8 hours ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

8 hours ago