Rancangan tersebut juga mengatur porsi khusus bagi konsultan OAP dalam penyusunan perencanaan dan pengawasan proyek, serta alokasi kontrak bagi OAP pada proyek antara Rp5 miliar hingga Rp20 miliar. Bahkan, proyek APBN hingga Rp500 miliar diusulkan tetap memberi ruang bagi kontraktor OAP.
Terkait rancangan pembinaan olahraga disabilitas, Bapemperda telah berkoordinasi dengan NPCI Papua untuk memastikan kebutuhan atlet disabilitas terakomodasi dalam regulasi.
“Banyak atlet kita berprestasi dengan keterbatasan, dan mereka harus didukung. Ada atlet renang yang bahkan perlu dibantu dua hingga tiga orang saat bertanding. Itu membutuhkan regulasi,” ungkap Arisoi. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…
Membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Jayapura. Setelah tiba di Danau Emfotte, pengunjung…
Rilis yang diperoleh dari Humas Polres Boven Digoel menyebutkan, pelepasan dilaksanakan di Pelabuhan Tanah Merah…
Swedia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan telak pada laga pembuka, sementara Belanda…
Perselisihan menajam setelah KS menolak membayar karena menganggap seluruh kewajibannya telah lunas. Ketegangan tersebut memuncak…