Rancangan tersebut juga mengatur porsi khusus bagi konsultan OAP dalam penyusunan perencanaan dan pengawasan proyek, serta alokasi kontrak bagi OAP pada proyek antara Rp5 miliar hingga Rp20 miliar. Bahkan, proyek APBN hingga Rp500 miliar diusulkan tetap memberi ruang bagi kontraktor OAP.
Terkait rancangan pembinaan olahraga disabilitas, Bapemperda telah berkoordinasi dengan NPCI Papua untuk memastikan kebutuhan atlet disabilitas terakomodasi dalam regulasi.
“Banyak atlet kita berprestasi dengan keterbatasan, dan mereka harus didukung. Ada atlet renang yang bahkan perlu dibantu dua hingga tiga orang saat bertanding. Itu membutuhkan regulasi,” ungkap Arisoi. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat menyiapkan stok beras sebanyak 27.900 ton…
Dia menjelaskan pihaknya berharap fasilitas olahraga yang dibangun menjadi sarana bagi para siswa untuk…
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi Partai Golkar hingga tingkat akar rumput sebagai…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…