

Pertemuan PT AMJ dengan masyarakat dan aparat kampung di Koya Koso, Kamis (9/10). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA — Menindaklanjuti aspirasi warga terkait kebutuhan air minum bersih, PT Air Minum Jayapura (AMJ) Robongholo Nawani menggelar kegiatan penyuluhan dan sosialisasi di Kampung Koya Koso, Distrik Muara Tami, Kamis (9/10). Kegiatan ini dihadiri oleh warga dari tiga RW serta Kepala Kampung, Gidion Waskay bersama aparaturnya.
Direktur PT AMJ, Entis Sutisna menyampaikan sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai hak dan kewajiban mereka sebagai pelanggan air bersih PT AMJ, sekaligus menjelaskan tahapan rencana pemasangan jaringan dan Sambungan Rumah (SR) di wilayah Koya Koso.
“Untuk saat ini, jaringan pipa 4 inci sudah kami pasang di poros jalan Koya Koso, tepatnya di wilayah RW 3. Total panjang jaringan yang sudah terpasang mencapai 1,5 kilometer dengan dua jalur pipa, yakni ukuran 4 inci dan 2 inci,” ujar Entis Sutisna usai kegiatan.
Menurutnya, tahap awal pemasangan sambungan rumah akan difokuskan di RW 3. Setiap warga yang ingin mendapatkan layanan air bersih dikenakan biaya pemasangan sebesar Rp825.000 per SR.
PT AMJ juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kampung Koya Koso, Gideon Waskay, yang juga merupakan Ondoafi di wilayah tersebut. Menurut PT AMJ, dukungan dari kepala kampung sangat besar dalam mendorong kesadaran masyarakat untuk mendukung program air bersih ini.
“Tanpa dukungan pemerintah kampung dan masyarakat, program ini tidak akan berjalan lancar. Kami berterima kasih karena masyarakat Koya Koso sangat antusias untuk segera menikmati air bersih yang layak,” lanjutnya.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…