Categories: METROPOLIS

Dinas Pendidikan Dorong Pembangunan Infrastruktur di Daerah Tertinggal

JAYAPURA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, membangun infrastruktur pendidikan yang memadai di daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) di wilayah kota Jayapura.

“Peningkatan mutu pendidikan relevansi dengan daya saing terus diupayakan sehingga pemerataan guru, sarana dan prasarana serta kurikulum belajar semua berlaku sama, baik wilayah perkotaan maupun pinggiran,” kata Abdul Majid, Selasa (9/7) kemarin.

Karena itu kata dia,  pembangunan infrastruktur sekolah merupakan salah satu kunci dalam pemerataan pendidikan di Kota Jayapura.

Dikatakan,  sejak 2023 hingga 2024 pihaknya terus melakukan pemenuhan standar sarana dan prasarana yang ada pada SMA/SMK Negeri Muara Tami dan juga SMP Negeri Muara Tami, Distrik Muara Tami.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

4 hours ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

5 hours ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

9 hours ago

Warga Diminta Kesadaran Bayar Retribusi Sampah

Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…

10 hours ago

Temukan Kecurangan Distribusi BBM, Warga Diminta Lapor

rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…

11 hours ago

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

12 hours ago